lifestyle

Hati-Hati! Konsumsi Minuman Berpemanis Sejak Kecil hingga Remaja Tingkatkan Risiko Hipertensi Saat Dewasa

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jul 11, 2026
Ilustrasi: Minuman berpemanis. (Foto: Pexels/Dogu Tuncer)
Ilustrasi: Minuman berpemanis. (Foto: Pexels/Dogu Tuncer)

ThePhrase.id - Kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis sejak masa kanak-kanak hingga remaja diduga dapat meningkatkan risiko mengalami hipertensi ketika memasuki usia dewasa.

Dilansir Antaranews, temuan tersebut berasal dari penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan University of Toronto.

Penelitian memanfaatkan data Growing Up Today Study (GUTS) yang melibatkan hampir 26.000 peserta di Amerika Serikat. Para peneliti mengikuti perkembangan responden hingga usia 25 tahun untuk mengamati hubungan antara konsumsi fruktosa dan risiko tekanan darah tinggi.

Hasil studi menunjukkan bahwa fruktosa yang berasal dari minuman berpemanis, seperti minuman bersoda, minuman buah dengan tambahan gula, teh kemasan manis, serta minuman olahraga, berkaitan dengan meningkatnya risiko hipertensi.

Peserta yang mengonsumsi sedikitnya dua porsi minuman berpemanis setiap hari tercatat memiliki risiko hipertensi lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari tiga porsi dalam sepekan.

Selain itu, setiap tambahan satu porsi minuman berpemanis per hari dikaitkan dengan kenaikan risiko hipertensi sebesar 14 persen.

Secara khusus, konsumsi satu porsi minuman bersoda setiap hari dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi sebesar 23 persen, sedangkan minuman olahraga mencapai 36 persen.

Di sisi lain, konsumsi buah utuh tidak menunjukkan hubungan dengan peningkatan risiko hipertensi. Bahkan, mengganti satu porsi minuman berpemanis dengan buah utuh setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi sebesar 22 persen.

Adapun penggantian dengan susu dan air putih juga dikaitkan dengan penurunan risiko masing-masing 13 persen dan 9 persen.

Meski bersifat observasional dan belum dapat membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung, temuan ini memperkuat anjuran untuk membatasi konsumsi minuman berpemanis serta memilih air putih, susu, atau buah utuh sebagai bagian dari pola makan sehat. (Rangga) 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic