sportLiga 1 Indonesia

I.League Siapkan 2 Piala Juara Super League di Bandung dan Samarinda

Penulis Ahmad Haidir
May 15, 2026
Persaingan gelar juara Super League 2025-2026 dipastikan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir . Foto Persib Bandung.
Persaingan gelar juara Super League 2025-2026 dipastikan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir . Foto Persib Bandung.

Thephrase.id - Persaingan gelar juara Super League 2025-2026 dipastikan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir setelah Persib Bandung dan Borneo FC masih saling menempel di papan atas klasemen sementara hingga memasuki pekan ke-32.

Kedua kesebelasan sama-sama mengoleksi 75 poin, tetapi Persib tetap berada di posisi teratas karena unggul head to head atas Borneo FC setelah meraih kemenangan 3-1 dan bermain imbang 1-1 dalam dua pertemuan musim ini.

Situasi tersebut membuat operator kompetisi I.League mulai menyiapkan berbagai kemungkinan untuk penentuan juara pada akhir musim, termasuk menempatkan dua trofi di lokasi berbeda apabila persaingan masih belum selesai hingga pekan terakhir.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengatakan pihaknya sudah menyusun skenario khusus apabila peluang juara Persib Bandung dan Borneo FC masih terbuka hingga pekan ke-34 BRI Super League.

"Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di BRI Super League 2025/2026 karena kompetitif sekali, dari tiga sekarang kita lihat jadi dua, bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi," tegas Asep.

Pada pekan ke-33, Persib dijadwalkan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie pada Minggu (17/5), sementara di hari yang sama Borneo FC akan bertandang menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Sementara itu, pada pekan terakhir Super League yang digelar Sabtu (23/5), Persib akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, sedangkan Borneo FC dijadwalkan menghadapi Malut United pada hari yang sama.

"Pastinya kami sudah merilis jadwal di pekan ke-34, ada tujuh pertandingan dimainkan bersamaan pada 23 Mei, dan ada dua pertandingan lebih awal karena secara teknis hitung-hitungannya memang sudah tidak lagi menentukan, baik untuk perebutan juara maupun posisi degradasi," beber Asep.

Menurut Asep, kemungkinan penentuan gelar hingga pekan terakhir bukan situasi baru dalam sepak bola karena skenario serupa pernah terjadi di Liga Indonesia maupun liga-liga Eropa seperti Premier League.

"Seperti apa kondisinya tentu menjadi konsekuensi buat kami, lalu pialanya di mana, ya kami akan siap di dua tempat kalau sampai pekan ke-33 masih belum ketahuan," ucap Asep.

Asep juga menilai persaingan yang berlangsung ketat hingga penghujung musim menjadi gambaran bahwa kompetisi BRI Super League musim ini berjalan kompetitif dan menghadirkan ketidakpastian dalam perebutan gelar juara.

"Dan memang ini juga bukan hal baru karena tahun 2018 pernah terjadi sampai terakhir, waktu itu LIB juga menyiapkan tim di Makassar dan Jakarta, Premier League juga sama, jadi saya pikir inilah sisi lain menariknya sebuah kompetisi yang kompetitif," pungkas Asep.
 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic