regional

Indonesia Pernah Jadi Lokasi Syuting 5 Film Hollywood ini!

Penulis Ashila Syifaa
Mar 24, 2023
Indonesia Pernah Jadi Lokasi Syuting 5 Film Hollywood ini!
ThePhrase.id - Indonesia memiliki keindahaan alam dan budaya yang melimpah dan dapat menarik perhatian tak hanya bagi wisatawan saja, namun bagi pelaku industri perfilman mancanegara. Beberapa tempat di Indonesia terpilih untuk menjadi lokasi syuting beberapa film Hollywood.

Tak kalah dengan destinasi lokasi syuting populer lainnya, Indonesia memiliki beberapa keunggulan dalam hal ini. Keindahan alamnya selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan, selain itu ada juga gaya arsitektur yang unik hingga tradisi dan budaya yang kental.

Berikut 5 film Hollywood yang pernah menjadikan Indonesia sebagai lokasi syuting.

Beyond Skyline


Candi Prambanan. (Foto: Unsplash/Eugenia Clara)


Film Hollywood yang rilis pada tahun 2017 ini, menggunakan Candi Prambanan, Yogyakarta sebagai latar syutingnya. Michael Mann sebagai sutradaranya mengungkapkan alasan pemilihan lokasi ini adalah karena tidak menemukan lokasi yang cocok di Laos yang menjadi latar asli film ini.

Selain itu, keindahan dan kemegahan CandI Prambanan menarik perhatian sutradara. Candi ini memiliki arsitektur yang indah dan reruntuhan alami yang cocok dengan adegan pada film tersebut.

Infinite Studio Batam juga sempat menjadi lokasi syuting karena fasilitasnya yang memumpuni dan bertaraf internasional. Studio ini dilengkapi dengan fasilitas seperti indoor, outdoor, creature room, hingga sound stage.

Selain lokasi yang digunakan, Iko Uwais sebagai aktor asal Indonesia ikut berperan menjadi salah satu karakter dalam film Beyond Skyline.

Blackhat


Masjid Istiqlal. (Foto: Unsplash/Mosquegrapher)


Film Blackhat yang tayang pada tahun 2015 dengan Chris Hemsworth sebagai pemeran utamanya, mengambil beberapa lokasi untuk syutingnya, yakni Monas, Masjid Istiqlal, dan Bali.

Masjid Istiglal menjadi salah satu lokasinya karena sang sutradara ingin menunjukan mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam dan juga arsitekturnya yang megah dan unik. Kemudian, film ini juga melibatkan 5.000 penduduk lokal dalam adegan upacara adat Bali. Kedua lokasi ini digunakan karena sutradara ingin menampilkan tradisi Indonesia yang beragam.

After the Dark


Bromo. (Foto: Unsplash/Pukpik)


Film yang rilis pada tahun 2014 ini, menggunakan 3 lokasi di Indonesia karena keindahannya yaitu  Bromo, Belitung dan Candi Prambanan.

Pasir Berbisik di kawasan Bromo yang memiliki latar belakang pemandangan gunung yang indah dan cantik. Sementara di Belitung, latar menawarkan keindahan air laut yang biru dengan bebatuan yang alami dan indah cocok untuk menjadi latar dalam film ini.

Java Heat


Candi Borobudur. (Foto: Unsplash/Mario La Pergola)


Candi Borobudur, Magelang juga menjadi lokasi syuting untuk film Java Heat yang rilis pada tahun 2013. Film Conor Allyn ini, berkesempatan untuk tampil di berbagai festival film Internasional

Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Candi Borobudur menjadi lokasi syuting karena bangunan yang klasik dan telah diakui oleh UNESCO.

Selain lokasi syuting di Indonesia, banyak artis Indonesia yang ikut berperan di Java Heat seperti Ario Bayu, Atiqah Hasiholan, Tio Pakusadewo, dan Rio Dewanto.

Eat, Pray Love


Ulun Danu. (Foto: ThePhrase.id/Syifaa)


Populer pada masanya, Eat, Pray Love, yang dimainkan oleh Julia Robert mengambil lokasi syuting di Ubud, Bali. Beberapa destinasi di Ubud menjadi latar belakang film ini seperti Pasar Seni Ubud, Monkey Forest, Tegalalang, Pantai Padang Padang, dan Rumah Ketut Liyer.

Film ini menceritakan Elizabeth Gilbert yang berkelana untuk mencari ketenangan dan akhirnya jatuh cinta dengan keindahan alam, suasana dan budaya Bali. [Syifaa]

Tags Terkait

-
 
Related News
Popular News
 

News Topic