lifestyle

Ingin Berhenti Merokok? Studi di Australia Tunjukkan Olahraga Bisa Jadi Kuncinya

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jul 04, 2026
Ilustrasi: Pria berolahraga. (Foto: Aflo Images)
Ilustrasi: Pria berolahraga. (Foto: Aflo Images)

ThePhrase.id - Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti di Australia menunjukkan bahwa aktivitas olahraga dapat menjadi cara sederhana dan berbiaya rendah untuk membantu seseorang berhenti merokok.

Aktivitas fisik dinilai mampu mendukung efektivitas metode berhenti merokok yang sudah digunakan, seperti konseling maupun pengobatan.

Dilansir Antaranews, berdasarkan pernyataan Universitas Adelaide yang dirilis pada Kamis (2/7), hasil studi menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu menekan jumlah rokok yang dikonsumsi, mengurangi keinginan untuk merokok, sekaligus meningkatkan peluang seseorang untuk berhasil menghentikan kebiasaan tersebut.

Dalam penelitian itu, tim dari Universitas Adelaide menganalisis 59 uji coba terkontrol secara acak (randomized controlled trial [RCT]) yang melibatkan lebih dari 9.000 peserta.

Hasilnya, individu yang mengikuti program olahraga memiliki peluang 15 persen lebih besar untuk mencapai abstinensi berkelanjutan serta 21 persen lebih tinggi untuk melaporkan tidak merokok selama tujuh hari dibandingkan kelompok kontrol.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Sport and Health Science itu juga memperlihatkan bahwa olahraga mampu mengurangi konsumsi rokok rata-rata dua batang per hari. Selain itu, satu sesi olahraga terbukti dapat langsung menekan keinginan untuk merokok hingga sekitar 30 menit.

Profesor Carol Maher dari Universitas Adelaide, selaku peneliti senior studi tersebut mengatakan bahwa olahraga dapat membantu mengatasi keinginan merokok dalam jangka pendek, tetapi tidak dimaksudkan sebagai pengganti metode yang telah terbukti efektif.

Menurutnya, olahraga sebaiknya digunakan sebagai pelengkap intervensi berbasis bukti, seperti konseling dan pengobatan.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat penggunaan tembakau masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dini yang sebenarnya dapat dicegah. Secara global, kebiasaan tersebut diperkirakan menyebabkan sekitar 7 juta kematian setiap tahun.

Para peneliti menilai masih diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui cara terbaik mengintegrasikan olahraga ke dalam program berhenti merokok di kehidupan sehari-hari, termasuk mengkaji potensinya dalam membantu pengguna rokok elektronik atau vaping menghentikan kebiasaan tersebut. (Rangga) 

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic