religion

Ini Cara Menjawab Azan

Penulis Zuhri Ibrahim
Jun 24, 2026
Mendapatkan kebaikan dengan menjawab seruan azan. (Foto: islam.nu.or.id)
Mendapatkan kebaikan dengan menjawab seruan azan. (Foto: islam.nu.or.id)

ThePhrase.id - Azan adalah syiar Islam yang agung, penangkal syaitan, membuat hati tentram, dan jiwa menjadi tenang. Di dalam sunnah-sunnah yang menyertai azan terdapat pahala yang melimpah. Di sana ada pengampunan dosa, janji untuk dimasukkan ke surga, dan mendapat syafa’at Nabi yang mulia. Oleh karena itu, seorang muslim selayaknya memuliakan dan mengagungkan suara azan yang didengarnya.

Ketika azan berkumandang, seseorang yang mendengarnya dianjurkan untuk menjawabnya, bershalawat, dan membaca doa setelahnya. Sebuah riwayat dari Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

عَنْ عُمَرَ فِي فَضْلِ اَلْقَوْلِ كَمَا يَقُولُ اَلْمُؤَذِّنُ كَلِمَةً كَلِمَةً, سِوَى اَلْحَيْعَلَتَيْنِ, فَيَقُولُ

“لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاَللَّهِ” 

Dari Umar tentang keutamaan ucapan hendaklah yang mendengarkan azan mengucapkan sebagaimana yang diucapkan muazin satu demi satu, kecuali pada kalimat hay’alatain (hayya ‘alash shalah dan hayya ‘alal falah), hendaklah mengucapkan, “Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah.” (HR. Muslim).

 

Orang yang mengumandangkan azan disebut muadzin dan azan harus dilafalkan dalam bahasa Arab.

Adapun lafadz azan selengkapnya adalah sebagai berikut:

 

(٢x) اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ 

(Allahu Akbar, Allahu Akbar) 2x
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar (2x)

 

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ  

(Asyhadu allaa ilaaha illallaah) 2x 
Aku Bersaksi Tiada Tuhah selain Allah

 

 (٢x) أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ  

(Asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah) 2x 
Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah

 

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ  

(Hayya 'alash shalaah) 2x 
Marilah laksanakan shalat

 

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ  

(Hayya 'alal falaah) 2x
Marilah menuju kepada kemenangan

 

 (١x) اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ  

(Allaahu Akbar, Allaahu Akbar) 1x
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

 

  (١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ  

(Laa ilaaha illallaah) 1x 
 Tiada Tuhan selain Allah
 

Cara menjawab azan adalah dengan mengikuti muazin pada seluruh lafazd azan kecuali pada kalimat hay’alataini (hayya ‘alash shalaah dan hayya ‘alal falaah) dijawab dengan ucapan “Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah”.

Agar lebih mudah memahami bagaimana menjawab azan, redaksi ThePhrase.id membuatnya dalam bentuk kolom sebagai berikut:

Lafadz Azan

Jawaban

(٢x) اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ

(Allahu Akbar, Allahu Akbar) 2x

(٢x) اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ

(Allahu Akbar, Allahu Akbar) 2x

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ 

(Asyhadu allaa ilaaha illallaah) 2x 

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ 

(Asyhadu allaa ilaaha illallaah) 2x 

(٢x) أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ  

(Asyhadu anna Muhammadan Rasuulullaah) 2x

(٢x) أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ  

(Asyhadu anna Muhammadan Rasuulullaah) 2x

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ  

(Hayya 'alash shalaah) 2x 

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ (٢x)    

(Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah) 2x

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ  

(Hayya 'alal falaah) 2x

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ (٢x)

(Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah) 2x

(١x) اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ 

(Allaahu Akbar, Allaahu Akbar) 1x

(١x) اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ 

(Allaahu Akbar, Allaahu Akbar) 1x

(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ 

(Laa ilaaha illallaah) 1x 

(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ 

(Laa ilaaha illallaah) 1x 

 

Adapun jika mendengarkan seruan pada azan subuh, ada lafadz tambahan:

 

Lafadz Azan

Jawaban

اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

(As Shalaatu khairum minan-nauum) 2x

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ

(Shadaqta wa bararta) 2x

 

Setelah azan selesai dikumandangkan, maka ucapkanlah shalawat untuk Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

 

اللهم صل على سيدنا محمد

(Allahumma shalli ‘alaa sayyidanaa Muhammad)
Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Muhammad)

 

Selanjutnya ada satu amalan penting yang jangan sampai dilewatkan, yaitu membaca doa setelah azan.

 

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ،  وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ المِيْعَادَ

(Allaahumma rabba haadzihid dakwatit taammah, was shalaatil qaa’imah, aati sayyidanaa muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab‘atshu maqaamam mahmuudanil ladzii wa‘adtah, innaka laa tukhliful mii’aad)

Artinya, "Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad. Bangkitkan ia pada kedudukan terpuji (hak syafa’at) yang Kau janjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji.


Itulah bacaan-bacaan yang sebaiknya kita ucapkan pada saat dan setelah azan dikumandangkan oleh muadzin. (Z. Ibrahim)

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic