trending

Ini Negara-Negara Eropa yang Kirim Pasukan ke Greenland, Respons Ancaman Trump

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jan 17, 2026
Ilustrasi Greenland. (Foto: ANTARA/Anadolu/py (Anadolu))
Ilustrasi Greenland. (Foto: ANTARA/Anadolu/py (Anadolu))

ThePhrase.id - Sejumlah negara Eropa mulai mengirimkan pasukan militernya ke Greenland di tengah meningkatnya ketegangan setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan akan mengambil alih pulau tersebut.

Dilansir CNN Indonesia, diketahui beberapa negara yang mulai bergerak yakni Jerman, Swedia, Norwegia, Prancis, Inggris, Belanda, dan Denmark.

Jerman menjadi salah satu negara yang telah lebih dulu mengirim personel militer ke Greenland sejak Kamis (8/1) dengan 13 anggota tim pengintai. Selain itu, Swedia mengerahkan tiga prajurit, sementara Norwegia mengirim dua personel militernya.

Prancis turut ambil bagian dengan mengirim sekitar 15 spesialis gunung. Jumlah ini direncanakan akan bertambah dalam beberapa hari ke depan dengan dukungan aset darat, udara, dan laut.

Sementara Inggris mengirim satu orang prajurit untuk bergabung dalam tim pengintai, sedangkan Belanda menyatakan akan menugaskan satu personel angkatan laut. Finlandia juga berencana mengirim dua perwira penghubung militer.

Pengiriman pasukan Eropa ini dilakukan dalam skala terbatas dan bertujuan membantu Denmark mempersiapkan latihan militer yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun mendatang. Namun, pengerahan tersebut juga terjadi di tengah kekhawatiran negara-negara Eropa terhadap ancaman invasi yang dilontarkan Trump.

AS Ingin Kuasai Greenland

Presiden Trump, belakangan semakin terbuka menyatakan keinginannya untuk menguasai Greenland. Pulau yang kaya sumber daya mineral itu dinilai strategis bagi kepentingan keamanan AS, terutama karena kekhawatiran bahwa Rusia dan China akan lebih dulu menguasai wilayah tersebut.

Sejumlah laporan media menyebut Trump telah memerintahkan militer AS untuk menyusun rencana invasi, dan sejak menjabat, ia tidak menutup kemungkinan penggunaan opsi militer demi merealisasikan ambisinya.

Trump juga menuding Denmark tidak mampu memberikan perlindungan memadai terhadap Greenland yang berstatus wilayah otonom.

Denmark akan Tingkatkan Pasukan NATO

Menanggapi situasi ini, Denmark menyatakan akan meningkatkan kehadiran NATO di Greenland secara lebih besar dan berkelanjutan.

"Jelas bahwa sekarang kita mau merencanakan kehadiran yang lebih besar dan lebih permanen sepanjang tahun 2026. Ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa keamanan di Arktik bukan hanya untuk Kerajaan Denmark, tetapi untuk seluruh NATO," kata Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen.

Sementara itu, pemerintah AS menegaskan bahwa pengerahan pasukan NATO tidak memengaruhi sikap Trump.

"Saya rasa pasukan di Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan sama sekali tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland," kata Sekretaris pers Gedung Putih (White House), Karoline Leavitt dikutip CNN International, Jumat (16/1). (Rangga) 

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic