figure

Inspiratif! Intip Jejak Karier Mimin Jiwo Winanti, Sosok Perempuan Hebat di Balik BPOM

Penulis Firda Ayu
Feb 15, 2026
Mimi Jiwo Winanti (Foto: unair.ac.id)
Mimi Jiwo Winanti (Foto: unair.ac.id)

ThePhrase.id – Perempuan Indonesia tak berhenti meninggalkan jejak prestasinya di level internasional. Kali ini kita berkenalan dengan Mimin Jiwo Winanti, yang dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kepala Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Karier perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 28 Januari 1978 ini tak langsung berada di puncak. Ia justru melewati perjalanan panjang, bertahap, dan penuh proses. Sejak muda, Mimin sudah menaruh minat besar pada dunia kesehatan, khususnya farmasi. 

Ketertarikan tersebut membawanya menempuh pendidikan Farmasi di Universitas Airlangga dan lulus pada 2001. Setahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan Profesi Apoteker di kampus yang sama dan resmi menyandang gelar Apt pada tahun 2002.

Tak langsung bekerja di instansi pemerintah, Mimin sempat bergabung di PT Hero Supermarket sebagai Assistant Store Manager setelah menyelesaikan perkuliahan. Setelah beberapa saat bekerja di sektor swasta, ia merasa terpanggil untuk mengabdi kepada negara dengan bergabung di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Selama lebih dari dua dekade berkarier di BPOM, Mimin menapaki berbagai posisi mulai dari manajerial, teknis, hingga fungsional. Ia memulai karier sebagai Pengawas Farmasi & Makanan Ahli Madya, lalu dipercaya Kepala Sub Direktorat Pengawasan Sarana Distribusi dan Bahan Obat Regional I di Direktorat Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor. Jabatan tersebut membuatnya banyak terlibat secara langsung dalam memastikan distribusi obat berjalan sesuai standar keamanan dan mutu.

Kemampuannya yang mumpuni membuat Mimin diangkat sebagai Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor pada tahun 2021. Jabatan tersebut bukan posisi ringan, karena menyangkut pengawasan rantai distribusi obat dan zat-zat sensitif yang berisiko disalahgunakan. 

Inspiratif  Intip Jejak Karier Mimin Jiwo Winanti  Sosok Perempuan Hebat di Balik BPOM
Mimi Jiwo Winanti (Foto: unair.ac.id)

Di masa ini pula, Mimin dikenal aktif mendorong inovasi birokrasi. Pada 2022, ia menggagas program SMART CDOB, yakni program pendampingan asistensi sertifikasi Cara Distribusi Obat yang Baik untuk para pelaku usaha farmasi. 

Program tersebut dirancang agar proses sertifikasi tidak lagi terasa rumit, melainkan kolaboratif. Seiring waktu, SMART CDOB berkembang menjadi versi 2.0 dan 3.0 dengan melibatkan lintas sektor, seperti IAI dan GP Farmasi. 

Inovasi ini juga telah meraih apresiasi yang luas dari berbagai pihak, salah satunya masuk daftar quick wins BPOM pada tahun 2023.

Tak hanya diakui dalam negeri, kompetensi Mimin juga membuatnya dipercaya menjadi Temporary Advisor World Health Organization (WHO). 

“Saya menjadi Temporary Advisor WHO. Jadi, saya berkesempatan mendapatkan misi dari WHO, baik atas nama BPOM maupun atas nama WHO, dalam rangka pre kualifikasi WHO,” ungkap Mimin Jiwo Winanti, melansir UNAIR.

Lewat peran itu, ia kerap menjalankan misi internasional, mulai dari menjadi fasilitator peningkatan kapasitas bagi regulator di negara lain, hingga bertugas sebagai asesor dalam global WHO benchmarking ke suatu negara.

Salah satu momen paling berkesan dalam karier Mimin adalah ketika BPOM Indonesia resmi meraih status WHO Listed Authority pada Desember 2025. Status ini merupakan pengakuan internasional dari WHO bahwa sistem pengawasan obat di Indonesia telah memenuhi standar persyaratan dan kinerja global.

Indonesia bahkan tercatat sebagai negara berpendapatan menengah pertama yang memperoleh predikat tersebut, sejajar dengan negara maju.

“Hal ini menjadi berkesan untuk saya karena Indonesia mencatatkan sejarah menjadi negara middle income pertama yang meraih status ini. Artinya, kita sudah sejajar dengan negara-negara maju,” jelas Mimin.

Puncaknya, pada 29 September 2025, setelah sekitar 22 tahun mengabdi, ia dilantik sebagai Kepala PPPOMN. Posisi ini menempatkannya di garda depan pengembangan sistem pengujian obat dan makanan nasional, serta memastikan setiap produk yang beredar aman, bermutu, dan layak konsumsi.

Kompetensi dan dedikasi Mimin Jiwo Winanti di bidang makanan dan obat-obatan juga telah mendapat pengakuan dari negara lewat penghargaan Satya Lancana Karya Satya X yang ia terima pada 2016. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic