sport

Intimidasi Israel terhadap Irlandia dalam Drama UEFA Nations League, Ada Dugaan Pemain Meludah

Penulis Ahmad Haidir
Oct 06, 2026
Pertandingan Timnas Irlandia kontra Timnas Israel dalam UEFA Nations 2026-2027 League berakhir imbang 1-1. Foto Instagram Timnas Irlandia.
Pertandingan Timnas Irlandia kontra Timnas Israel dalam UEFA Nations 2026-2027 League berakhir imbang 1-1. Foto Instagram Timnas Irlandia.

Thephrase.id - Pertandingan Timnas Irlandia kontra Timnas Israel dalam UEFA Nations 2026-2027 League berakhir imbang 1-1, tetapi laga yang berlangsung tertutup di Serbia tersebut justru diwarnai ketegangan hingga muncul tuduhan mengenai insiden meludah saat kedua tim menuju ruang ganti.

Pelatih Timnas Irlandia, Heimir Hallgrimsson, mengaku merasakan adanya upaya untuk mengintimidasi skuadnya sejak pertandingan dimulai, meskipun ia memberikan apresiasi kepada para pemain karena mampu menjaga emosi sepanjang laga yang berlangsung dengan tensi tinggi.

"Saya merasa mereka mencoba mengintimidasi kami sejak peluit awal, tetapi saya memberikan banyak kredit kepada para pemain karena tetap tenang, pertandingan ini bisa saja dipenuhi kartu kuning dan merah, tetapi kami tetap tenang dan para pemain mampu mengendalikan emosi dengan baik," tegas Hallgrimsson dilansir Off The Ball.

Perselisihan antara kedua tim terjadi ketika pertandingan memasuki waktu jeda, sedangkan Irish Times melaporkan adanya dugaan bahwa kepala performa atletik Timnas Irlandia, Damien Doyle, diludahi oleh salah seorang pemain Timnas Israel.

Rekaman televisi yang menampilkan para pemain berjalan menuju lorong TSC Arena juga menangkap suara seseorang yang terdengar mengatakan bahwa dirinya telah diludahi, sehingga insiden tersebut menjadi salah satu perhatian setelah pertandingan berakhir.

Hallgrimsson tidak ingin memberikan penilaian lebih jauh karena mengaku tidak menyaksikan langsung kejadian tersebut, tetapi ia menyebut ketegangan antara kedua tim memang sudah terasa dalam dua pertemuan terakhir.

"Saya tidak ingin terlibat dalam hal itu, tetapi memang seperti ini dalam dua pertandingan terakhir, situasinya tegang dan penuh emosi," beber Hallgrimsson.

Pelatih Timnas Israel, Ran Ben-Shimon, memberikan jawaban berbeda ketika ditanya mengenai insiden yang terjadi saat jeda karena ia mengaku berada di ruang ganti bersama staf dan tidak melihat langsung apa yang terjadi di area lorong stadion.

"Saya tidak melihat apa pun, saat jeda saya berada di ruang ganti bersama staf saya, saya tidak melihat apa pun, ketika saya mendapat kesempatan untuk memeriksanya, saya akan kembali memberikan penjelasan kepada kalian," kata Ben-Shimon.

Hubungan kedua tim memang sudah berada dalam situasi panas sebelum pertandingan tersebut, salah satunya setelah konferensi pers Timnas Irlandia sehari sebelumnya dihentikan secara mendadak menyusul pertanyaan wartawan Israel mengenai dugaan tindakan rasis pemain Timnas Irlandia pada pertandingan sebelumnya di Hungaria yang berakhir dengan kemenangan 3-0.

Intimidasi Israel terhadap Irlandia dalam Drama UEFA Nations League  Ada Dugaan Pemain Meludah
Pelatih Timnas Irlandia, Heimir Hallgrimsson, mengaku merasakan adanya upaya untuk mengintimidasi timnya dari Timnas Israel. Foto Instagram Timnas Irlandia.

Manajer komunikasi Football Association of Ireland (FAI), Kieran Crowley, menyatakan tuduhan tersebut sepenuhnya tidak benar, sementara FAI juga sedang menyelidiki dugaan pelecehan rasial yang disebut dialami penyerang Timnas Irlandia, Adam Idah, dari pendukung Timnas Israel dalam pertandingan pertama di Debrecen.

Gelandang Timnas Irlandia, Jayson Molumby, sebelumnya juga disebut berbicara kepada perangkat pertandingan ketika laga berlangsung untuk meminta mereka memperhatikan dugaan nyanyian bernada pelecehan dari sejumlah kecil pendukung Timnas Israel, tetapi Ben-Shimon menegaskan tidak ada perlakuan khusus terhadap pemain West Bromwich Albion tersebut.

"Ayolah, ayolah, kami tidak melakukan itu, kami bukan orang seperti itu, kami tidak akan pernah meminta seorang pemain untuk bermain agresif terhadap pemain lawan, terkadang saya tidak menyukai hal seperti ini, tetapi saya mengatakan kepada pemain saya bahwa terkadang ini adalah cara terbaik untuk bermain sepak bola dengan sejelas mungkin dan tetap agresif, saya tidak pernah mengatakan kepada mereka untuk mencederai seseorang, ini bukan cara kami karena kami adalah manusia," ucap Ben-Shimon.

Dua pertemuan Timnas Irlandia dan Timnas Israel tersebut memang berlangsung dalam suasana kontroversial sejak kedua negara tergabung di Grup B3 pada Februari 2026, terlebih muncul desakan dari kelompok Stop The Game agar pemain Irlandia menarik diri dari pertandingan sebagai bentuk sikap terhadap perang Israel-Gaza.

Kelompok Irish Sport for Palestine bahkan menggelar aksi sebelum dan selama pertandingan Timnas Irlandia menghadapi Austria di Dublin. Sementara penjaga gawang Gavin Bazunu memilih tidak tersedia untuk pertandingan tersebut karena menilai keikutsertaannya akan menjadi tindakan yang keliru, meskipun FAI tetap memutuskan untuk menjalankan kedua pertandingan kontra Timnas Israel.

Dalam kedua pertandingan tersebut, Timnas Irlandia dan Timnas Israel juga tidak menjalani seremoni pra-pertandingan seperti biasanya, sedangkan para pemain Timnas Irlandia memilih menundukkan kepala ketika lagu kebangsaan Timnas Israel diperdengarkan.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic