trending

Investasi, Maritim, hingga Pendidikan: Ini Hasil Lengkap Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jan 22, 2026
Momen ketika Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan) bertemu PM Inggris, Keir Starmer (kiri) disambut Larry the Cat di 10 Downing Street, London, Inggris. (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)
Momen ketika Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan) bertemu PM Inggris, Keir Starmer (kiri) disambut Larry the Cat di 10 Downing Street, London, Inggris. (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)

ThePhrase.id - Presiden RI, Prabowo Subianto telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dalam kunjungan kenegaraannya di Inggris sejak tiba pada Minggu (18/1) hingga Rabu (21/1).

Dalam lawatan tersebut, Presiden menggelar sejumlah pertemuan penting yang menghasilkan berbagai komitmen kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris, mulai dari investasi, maritim, pendidikan, hingga lingkungan.

Sekretaris Kabinet (Setkab), Teddy Indra Wijaya memaparkan bahwa salah satu agenda utama Presiden adalah pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, yang berhasil menyepakati tiga poin kerja sama.

“Intinya ada tiga. Yang pertama, ada komitmen investasi sebesar 4 miliar Poundsterling, itu sekitar Rp90 triliun. Kemudian yang kedua ada kerja sama maritim. Ketiga ada kerja sama dalam pembangunan 1.582 kapal nelayan,” ujar Teddy kepada awak media di Bandara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1).

Pembangunan kapal nelayan tersebut dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Proyek ini diperkirakan akan menyerap tenaga kerja hingga 600.000 orang.

Teddy merincikan, dari total 600.000 tenaga kerja, sebanyak 30.000 orang akan bekerja sebagai awak kapal, 400.000 orang terlibat dalam proses produksi dan perakitan kapal di Indonesia, serta sekitar 170.000 orang lainnya berasal dari efek berganda (multiplier effect) di sektor terkait.

Bangun 10 Kampus Bidang Kedokteran dan STEM

Investasi  Maritim  hingga Pendidikan  Ini Hasil Lengkap Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris
Presiden RI, Prabowo Subianto (kiri) bersama Raja Charles III (kanan). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)

Selain bertemu dengan PM Inggris, Presiden Prabowo juga menggelar pertemuan dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, termasuk King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, University of Edinburgh, dan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, ada tiga poin penting yang menjadi harapan Presiden untuk kemudian menjadi bentuk kerja sama antara Inggris dengan Indonesia di bidang pendidikan.

Pertama, Prabowo berencana membangun 10 kampus baru di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran serta STEM (science, technology, engineering, and mathematics).

“Harapannya, dengan profesor-profesor dari top university di Inggris, akan bisa kerja sama, ada yang penambahan mahasiswa yang kuliah di Inggris, kemudian juga ada pembuatan kampus baru dari mereka di Indonesia,” kata Teddy, sekaligus menyebut saat ini Indonesia telah memiliki contoh kerja sama serupa, salah satunya di Singosari.

Kedua, kerja sama pendidikan juga mencakup program pertukaran dosen, di mana profesor dari Inggris akan mengajar di universitas-universitas di Indonesia.

Lalu ketiga, dengan adanya pertemuan itu, Prabowo berharap kolaborasi ini dapat mendorong peningkatan peringkat universitas Indonesia di tingkat global.

Perbaiki Ekosistem Taman Nasional

Dalam agenda terakhir kunjungannya, Presiden Prabowo bertemu dengan Raja Charles III. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem serta mendukung pemulihan dan pengelolaan 57 taman nasional di berbagai wilayah Indonesia.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris ini menandai penguatan hubungan bilateral kedua negara, sekaligus membuka peluang besar bagi investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelestarian lingkungan di Indonesia. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic