
ThePhrase.id - Korps Garda Revolusi Islam (The Islamic Revolutionary Guards Corps [IRGC]) meluncurkan rudal canggih seberat 23,6 ton, yakni Sejjil, dalam gelombang serangan balasan ke-54 terhadap Israel sebagai bagian dari Operasi True Promise 4 pada Minggu (15/3) waktu setempat.
Dilansir media Iran, Tasnim News, Rudal berbahan bakar padat tersebut diluncurkan untuk pertama kalinya sejak pecahnya perang agresi AS-Israel dengan Iran pada 28 Februari 2026 lalu.
Dalam sebuah pernyataan, Kantor Hubungan Masyarakat IRGC mengatakan gelombang serangan baru tersebut termasuk peluncuran rudal super berat Khorramshahr yang dilengkapi dengan hulu ledak dua ton, bersama dengan rudal Khaybar-shekan (Khaybar-buster), Qadr, dan Emad.
Disebutkan bahwa untuk pertama kalinya dalam Operasi True Promise 4, rudal Sejjil ditembakkan ke pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan yang memengaruhi operasi udara rezim Zionis.
IRGC juga menyatakan bahwa infrastruktur utama rezim Israel yang berpengaruh dalam industri militer dan pertahanannya, serta tempat berkumpulnya pasukan militer rezim Zionis, telah berhasil menjadi sasaran di jantung wilayah pendudukan.
Sebagai informasi, rudal Sejjil merupakan salah satu senjata paling canggih Iran yang selama ini disimpan untuk skenario konflik berskala besar. Pertama kali ditembakkan pada 18 Juni 2025 dalam gelombang ke-12 Operasi True Promise 3 ke wilayah Israel.
Lebih lanjut, IRGC mengumumkan bahwa rudal Sejjil kembali digunakan pada gelombang serangan ke-55 dalam Operasi True Promise 4 dengan target Israel dan Amerika, di wilayah pendudukan dan kawasan Teluk Persia pada Senin (16/3).
IRGC menargetkan jantung wilayah pendudukan di Tel Aviv dan Ben Gurion, termasuk pusat produksi senjata militer kedirgantaraan dan pusat logistik pengisian bahan bakar udara. Selain Sejjil, IRGC juga meluncurkan rudal Fattah, rudal superberat dan hipersonik, rudal Qadr dan Emad, serta drone bunuh diri.
IRGC mencatat bahwa mereka juga telah menyerang pusat-pusat militer AS yang menjadi sasaran teroris di pangkalan udara Al Dhafra (Uni Emirat Arab), pangkalan angkatan laut Jufair, dan pangkalan udara Sheikh Issa (Bahrain) dengan rudal Fateh, rudal Zolfaqar dan Dezful, serta UAV pintar dan penghancur. (Rangga)