sportPiala Dunia 2026

Ironi Piala Dunia 2026: Pemain Terbaik Amerika Serikat Tidak Akan Ada Jika Donald Trump Berkuasa Lebih Awal

Penulis Ahmad Haidir
Jun 14, 2026
Folarin Balogun menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat. Foto Instagram Folarin Balogun.
Folarin Balogun menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat. Foto Instagram Folarin Balogun.

Thephrase.id - Folarin Balogun menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat dengan cara yang tidak akan mudah terlupakan.

Balogun menjadi pemain pertama yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia bagi Timnas Amerika Serikat sejak 1930, sebuah pencapaian langka yang butuh hampir satu abad untuk terulang kembali.

Striker berusia 24 tahun itu membuka keran golnya lewat sepakan kaki kanan untuk membawa Timnas Amerika Serikat unggul 2-0 atas Timnas Paraguay, lalu menutup penampilan gemilangnya sebelum turun minum dengan tendangan keras menggunakan kaki kiri yang memperlebar keunggulan menjadi 3-0.

Timnas Amerika Serikat akhirnya merayakan kemenangan telak 4-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Di balik penampilan impresif tersebut, tersimpan kisah kelahiran yang tidak pernah direncanakan siapapun, karena Balogun lahir di New York bukan atas pilihan keluarganya. Melainkan akibat larangan maskapai penerbangan yang menolak ibunya terbang pulang ke London dalam kondisi hamil.

Kedua orang tua Balogun adalah warga Nigeria yang berdomisili di London, dan perjalanan ke Amerika Serikat sama sekali tidak dimaksudkan sebagai rencana menetap, tetapi situasi yang tak terduga memaksa sang ibu, Florence, untuk melahirkan putranya di tanah Amerika sebelum membawa bayi itu kembali ke Inggris dua bulan berselang.

"Dia lahir di bulan Juli dan pada akhir Agustus kami sudah kembali ke London," tutur Florence, ibu Balogun, mengenang momen tersebut, dilansir Give Me Sport.

Florence melanjutkan bahwa ia tidak percaya kejadian itu semata-mata kebetulan, dan sejak lama ia sudah meyakini putranya akan membela Amerika Serikat suatu hari nanti.

"Saya tidak percaya hal-hal terjadi karena keberuntungan," kata Florence. "Saya pikir, bagi saya pergi ke Amerika dan melahirkan dia di sana, itu adalah sesuatu yang benar-benar tertanam dalam diri saya, bahkan ketika dia belum memikirkan keputusan internasional apa pun, saya sudah membuat keputusan sendiri bahwa dia akan bermain untuk Amerika," lanjutnya.

Berdasarkan undang-undang kewarganegaraan berdasarkan kelahiran yang tercantum dalam Amandemen ke-14 Konstitusi AS, Balogun otomatis mendapat status warga negara Amerika begitu ia lahir di sana.

Akan tetapi, aturan inilah yang kini tengah diupayakan untuk dihapus oleh Presiden Donald Trump, yang sejak awal 2025 kembali menduduki Gedung Putih dan mendorong perubahan hukum agar anak-anak dari imigran maupun pemegang visa sementara tidak lagi secara otomatis diakui sebagai warga negara AS.

Seperti dilaporkan The Independent, bila rancangan perubahan hukum yang diperjuangkan Trump itu sudah berlaku 24 tahun lalu, maka Balogun tidak akan pernah memiliki hak untuk membela Amerika Serikat, sebuah ironi besar di tengah euforia Piala Dunia yang sedang berlangsung di negeri itu.

Perjalanan Balogun menuju seragam bintang dan garis merah putih Timnas Amerika Serikat tidaklah lurus, karena pria yang tumbuh besar di Inggris ini sempat membela Timnas Inggris kelompok umur dan mencetak tujuh gol dalam 13 penampilan bersama U-20 Three Lions, sebelum akhirnya memilih untuk mengalihkan kesetiaan internasionalnya.

Titik balik itu terjadi pada 2023 ketika Balogun menarik diri, lalu bertemu dengan jajaran Timnas Amerika Serikat dan pelatih sementara Anthony Hudson di Orlando, termasuk berdiskusi langsung dengan Christian Pulisic dan Matt Turner, yang pada akhirnya meyakinkan dirinya untuk mengenakan seragam USMNT.

"Ketika saya menyampaikan kabar itu kepada keluarga saya, mereka semua sangat bahagia, terutama ibu saya," ungkap Balogun kepada ESPN.

"Mewakili Amerika Serikat berarti banyak bagi saya, lebih dari yang orang-orang bayangkan," kata Balogun. "Saya sangat bangga dan merasa terhormat mendapat kesempatan ini, dan saya ingin memberikan segalanya untuk membuat tim kami sukses," tandasnya.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic