trending

Isu Alumni LPDP Bangga Anak Jadi WNA Viral, Ini Penjelasan LPDP

Penulis Nadira Sekar
Feb 21, 2026
Foto: Ilustrasi LPDP (freepik.com)
Foto: Ilustrasi LPDP (freepik.com)

ThePhrase.id - Media sosial tengah ramai membahas sebuah video yang menampilkan seorang alumni penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Video tersebut viral setelah ia menceritakan bahwa anaknya kini memiliki paspor warga negara Inggris.

Dalam video yang beredar, perempuan tersebut mengungkapkan pandangannya mengenai kewarganegaraan. Ia mengatakan merasa lelah menjadi WNI dan berharap anak-anaknya dapat memiliki paspor negara lain yang dianggap lebih kuat.

“Aku tahu dunia terlihat enggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam video yang beredar di media sosial.

Pernyataan tersebut kemudian memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian pihak menyayangkan ucapan tersebut karena yang bersangkutan merupakan alumni program beasiswa yang didanai negara untuk mendukung pendidikan generasi Indonesia.

Tanggapan LPDP

Menanggapi polemik yang berkembang, LPDP menyampaikan klarifikasi resmi. Lembaga tersebut menyayangkan munculnya kontroversi di media sosial yang dipicu oleh salah satu alumninya. Menurut LPDP, pernyataan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang selama ini ditanamkan kepada seluruh penerima beasiswa.

LPDP juga menjelaskan bahwa setiap awardee memiliki kewajiban menjalani masa pengabdian di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun. Dalam kasus yang ramai diperbincangkan ini, pihak yang bersangkutan disebut telah menyelesaikan studi magister dan juga menuntaskan kewajiban masa pengabdian sesuai ketentuan. Karena itu, LPDP menyatakan tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan alumninya tersebut.

Meski demikian, LPDP menyebut tetap akan berupaya menjalin komunikasi dengan pihak terkait. Hal ini dilakukan untuk mengimbau agar yang bersangkutan lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta memahami sensitivitas publik, mengingat penerima beasiswa LPDP memiliki tanggung jawab kebangsaan.

LPDP juga mengungkapkan bahwa pasangan dari pihak terkait diketahui merupakan alumnus LPDP. Saat ini lembaga tersebut tengah melakukan pendalaman internal terkait pemenuhan kewajiban kontribusi setelah menyelesaikan studi.

Apabila ditemukan bahwa kewajiban tersebut belum dipenuhi, LPDP menyatakan dapat mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan pengembalian dana beasiswa.

LPDP menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan secara adil dan konsisten kepada seluruh awardee maupun alumni, serta menjaga integritas lembaga agar program beasiswa ini terus memberikan manfaat bagi Indonesia. [nadira]

 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic