
ThePhrase.id - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menyebut sejumlah bidang menjadi sorotan publik menyusul kembali mencuatnya isu reshuffle kabinet. Salah satu bidang yang cukup menjadi perhatian ialah bidang ekonomi.
“Saya kira memang itu adalah kewenangan presiden. Tapi, hari ini, overall (secara keseluruhan) yang sering menjadi perbincangan itu adalah soal bagaimana di bidang ekonomi, tentu menjadi catatan yang cukup serius,” ujar Adi melalui video dalam kanal YouTube resminya, Adi Prayitno Official yang tayang pada Selasa (27/1).
Menurutnya, jika ekosistem perekonomian memang tidak terbentuk secara nyata, maka menteri yang bekerja di bidang terkait layak dipertanyakan kinerjanya.
Selain itu, bidang yang saat ini masih menjadi permasalahan besar bagi masyarakat yakni sulitnya akses terhadap dunia kerja. Adi menilai pihak yang bertanggung jawab di bidang tersebut memiliki kemungkinan besar untuk dievaluasi.
“Salah satu problem terbesar di kita per hari ini, yang solusinya belum relatif juga konkrit adalah menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan. Ini adalah domain isu yang mungkin belakangan ini cukup mendapatkan sorotan oleh publik,” tukasnya.
Adapun peristiwa bencana di Provinsi Aceh dan Sumatra yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, juga menjadi hal yang dikaitkan dengan kinerja sejumlah menteri di bawah kepemimpinan Prabowo.
“Kementerian terkait mesti ada yang dalam tanda kutip “dievaluasi”, karena awalnya ketika terjadi bencana, tidak terlampau ‘gaspol’ dan gerak cepat (mengatasi). Wajar jika kemudian isu yang terkait dengan reshuffle kembali mencuat,” kata Adi.
Adi menilai, mencuatnya isu reshuffle saat ini menjadi momentum bagi pemerintahan Presiden Prabowo yang telah memasuki tahun kedua, untuk mengganti menteri, wakil menteri, ataupun pejabat setingkat menteri yang kinerjanya kurang maksimal dan sering menimbulkan kontroversi, dengan sosok-sosok yang lebih baik.
“Saya kira ini adalah momentum yang pas sebenarnya bagi Presiden dan bagi pemerintah, untuk mengganti mereka dengan wajah-wajah baru, yang memiliki spirit untuk melakukan kerja yang semakin agresif,” tutur Adi.
Menurutnya, tinggal menunggu waktu soal bagaimana adanya reshuffle kabinet yang mungkin akan terjadi dalam waktu dekat. (Rangga)