
ThePhrase.id – Investasi kini menjadi bagian dari gaya hidup tak terpisahkan, terutama bagi generasi muda yang semakin sadar akan pentingnya mengelola keuangan sejak dini dan mempersiapkan masa depan.
Namun, di tengah kemudahan akses dan banyaknya pilihan instrumen investasi, risiko investasi bodong juga masih mengintai. Karena itu, penting untuk memahami cara berinvestasi yang aman seperti yang dianjurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
Setiap orang memiliki profil investasi yang berbeda-beda. Ada yang cenderung berani mengambil risiko tinggi demi keuntungan besar, ada pula yang lebih nyaman dengan risiko rendah meski imbal hasilnya tidak terlalu tinggi.
Tujuan investasi dan jangka waktu juga memengaruhi pilihanmu dalam berinvestasi. Dengan memahami profil diri, kamu bisa menentukan strategi investasi yang paling tepat dan tidak mudah panik saat fluktuasi pasar.
Setelah mengetahui profil investasi, langkah berikutnya adalah memilih jenis dan produk investasi yang sesuai. Misalnya, jika kamu berorientasi jangka panjang, instrumen seperti properti, saham, atau reksadana saham bisa jadi pilihan.
Sementara untuk jangka pendek, produk dengan risiko lebih rendah seperti deposito dan surat berharga negara (SBN) bisa jadi lebih cocok. Pastikan kamu memahami apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhanmu.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pastikan lembaga atau perusahaan yang menawarkan produk tersebut memiliki izin resmi dan sesuai dengan bidang usahanya. Legalitas ini penting sebagai perlindungan bagi investor. Jika sebuah investasi tidak jelas izinnya, sebaiknya dihindari karena berpotensi merugikan.
Mengetahui siapa yang mengawasi perusahaan investasi juga tidak kalah penting. Regulator bertugas memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai aturan. Dengan memahami regulatornya, kamu punya pegangan jika sewaktu-waktu terjadi masalah atau sengketa terkait investasi yang dijalani.
Sebelum membeli produk investasi, luangkan waktu untuk membaca seluruh ketentuan yang ada. Pahami hak dan kewajiban sebagai investor, termasuk potensi keuntungan, biaya, serta risiko yang mungkin terjadi. Jangan sampai tergiur imbal hasil yang tinggi tanpa memahami konsekuensinya.
Jika masih merasa ragu terhadap suatu penawaran investasi, sebaiknya jangan langsung mengambil keputusan. Kamu bisa menghubungi lembaga terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, dengan nomor kontak:
Itu dia beberapa tips berinvestasi aman dari OJK. Dengan memahami dan menerapkan tips di atas, kamu bisa berinvestasi dengan lebih tenang dan terarah. [fa]