e-biz

Jangan Tunggu Dewasa! Ini 6 Tips Mudah Ajarkan Anak Kelola Keuangan

Penulis Firda Ayu
Apr 09, 2026
Ilustrasi anak mengelola keuangan (Foto: freepik.com/drobotdean)
Ilustrasi anak mengelola keuangan (Foto: freepik.com/drobotdean)

ThePhrase.id – Mengenalkan pengetahuan finansial atau literasi keuangan kepada anak kerap kali terlupakan dalam pengajaran sekolah. Padahal, pengetahuan ini memiliki peran penting agar anak mampu mempersiapkan diri dalam mengelola keuangan di masa mendatang.

Pengenalan literasi keuangan sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan finansial yang sehat, termasuk dalam hal menabung dan berinvestasi. Melansir Media Keuangan milik Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa anak yang memiliki pemahaman keuangan sejak kecil cenderung lebih bijak dalam menggunakan kartu kredit serta mengambil utang di kemudian hari.

Lantas, bagaimana cara mengenalkan pendidikan keuangan sejak dini pada anak? Simak tips berikut ini.

Menanamkan Nilai dan Kebiasaan Menabung

Memberi kesempatan bagi anak untuk menabung bisa menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan finansial anak. Kamu bisa memulainya dengan memberi uang saku dan mendorong anak untuk menyisihkan sebagian untuk ditabung. 

Selain itu, berikan contoh nyata dengan menunjukkan bahwa kamu menabung untuk tujuan tertentu, seperti dana darurat maupun membeli barang yang diinginkan. Dengan begitu, anak akan memahami pentingnya menabung. Namun, penting juga untuk mengajarkan anak bahwa menabung bukan hanya untuk memenuhi keinginan, tetapi juga untuk tujuan jangka panjang.

Untuk anak usia lebih kecil, kamu bisa memberikan celengan. Sementara untuk anak yang lebih besar, menabung melalui rekening dapat membantu mereka memahami konsep bunga dan bagaimana uang berkembang seiring waktu.

Mengenalkan Konsep Pengeluaran dan Prioritas

Ajarkan anak untuk memilah pengeluaran dan menentukan prioritas. Hal ini membantu mereka memahami bahwa tidak semua keinginan harus terpenuhi, serta melatih mereka untuk mendahulukan kebutuhan dibanding keinginan.

Kamu bisa memulai dengan mengajak anak membuat daftar belanja dan mendiskusikan mana yang lebih penting. Ajak mereka memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan agar terbiasa berpikir rasional dalam menggunakan uang.

Selain itu, ajak anak berbelanja dan diskusikan bersama apakah suatu barang benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat. Cara ini membantu mereka belajar mengambil keputusan yang lebih bijak di masa depan. 

Perkenalkan Investasi dengan Cara yang Mudah Dipahami

Meskipun investasi tergolong topik yang cukup kompleks, kamu tetap bisa mengenalkan konsep dasarnya kepada anak.

Kenalkan dengan analogi sederhana agar mudah dipahami anak-anak. Misalnya, saham dapat diibaratkan sebagai kepemilikan bagian dari sebuah bisnis. Jadi, jika bisnis tersebut berkembang, maka saham atau bagian yang dimiliki juga akan meningkat.

Selain itu, kamu juga bisa mengajak anak mengenal informasi keuangan atau menggunakan aplikasi keuangan dengan pendampingan, agar pemahaman mereka semakin berkembang.

Mengajarkan tentang Utang dan Bunga

Masih banyak orang dewasa yang kesulitan mengelola utang, terutama utang konsumtif dengan bunga tinggi. Oleh karena itu, penting bagi anak untuk memahami konsep utang dan bunga sejak dini. 

Jelaskan pada anak bahwa utang tidak selalu buruk asalkan digunakan untuk hal produktif, bukan konsumtif. Ajarkan pula agar mereka berhati-hati dalam berutang dan menghindari utang untuk kebutuhan yang tidak memiliki nilai jangka panjang. 

Kenalkan juga konsep bunga, baik pada tabungan maupun utang agar anak memahami bahwa bunga bisa memberikan keuntungan maupun kerugian. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu anak waspada terhadap keputusan finansial yang melibatkan utang.

Berikan Pengalaman Langsung dengan Uang

Salah satu cara terbaik untuk memahami keuangan adalah melalui pengalaman langsung. Berikan kesempatan bagi anak untuk mengelola uang saku atau uang hadiah yang mereka terima.

Ajarkan anak cara membagi uang tersebut untuk berbagai kebutuhan, seperti membeli barang, menabung, dan berbagi. Kebiasaan berbagi tidak hanya menumbuhkan empati, tetapi juga membantu anak memahami pengelolaan uang secara menyeluruh.

Mengajarkan tentang Pajak dan Asuransi

Pajak dan asuransi juga penting dikenalkan sejak dini. Jelaskan bahwa pajak berperan dalam mendukung pembangunan dan layanan publik, sementara asuransi berfungsi sebagai perlindungan finansial.

Itu dia beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengenalkan pengetahuan keuangan pada anak. Tak hanya menambah pengetahuan, langkah ini juga membantu anak membentuk kebiasaan finansial yang sehat untuk masa depan. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic