
Thephrase.id - Manchester United tengah menghadapi situasi tidak terduga setelah wonderkid berusia 15 tahun, JJ Gabriel, mengajukan permintaan untuk mengakhiri registrasinya bersama klub dengan segera.
Padahal, JJ Gabriel sebelumnya diproyeksikan masuk skuad utama untuk pertandingan Carabao Cup 2026-2027 melawan Brighton dan Hove Albion.
Sky Sports melaporkan Gabriel dan perwakilannya telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada manajemen Manchester United terkait permintaan pembatalan registrasi tersebut.
Sementara Setan Merah disebut masih berupaya mencari penyelesaian karena masa depan pemain muda itu belum sepenuhnya berakhir di Old Trafford.
JJ Gabriel menjadi salah satu pemain paling menonjol di akademi Manchester United setelah tampil impresif pada musim sebelumnya ketika usianya baru 14 tahun.
Termasuk meraih penghargaan sebagai pemain terbaik Manchester United U-18 sekaligus Premier League U-18 Player of the Year.
Perkembangan JJ Gabriel semakin cepat pada musim ini setelah ia mulai berlatih bersama tim utama yang ditangani Michael Carrick dan mendapatkan kesempatan menjalani debut senior dalam pertandingan pramusim menghadapi Atletico Madrid di Stockholm pada Agustus 2026.
Tidak berhenti di sana, JJ Gabriel kemudian mencetak hattrick dalam debutnya di UEFA Youth League ketika Manchester United menghadapi Sabah FK.
Sehingga peluangnya untuk mendapatkan kesempatan bermain di pertandingan kompetitif bersama tim senior semakin terbuka.
Manchester United bahkan disebut telah menyiapkan Gabriel untuk masuk skuad pertandingan Carabao Cup melawan Brighton dan Hove Albion.
Kondisi itu berpotensi menjadikannya pemain termuda dalam sejarah Manchester United yang tampil pada pertandingan resmi tim utama.
Akan tetapi, rencana tersebut kini tidak akan terwujud setelah permintaan pembatalan registrasinya muncul.
Situasi tersebut juga berkaitan dengan hubungan antara keluarga JJ Gabriel dan Manchester United yang dilaporkan mengalami masalah.
Meskipun alasan spesifik di balik keputusan sang pemain untuk meminta meninggalkan Old Trafford belum dijelaskan secara terbuka oleh pihak terkait.
Manchester United masih berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan karena JJ Gabriel belum resmi meninggalkan klub.
Sedangkan sejumlah petinggi seperti CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox disebut terlibat langsung dalam pembicaraan dengan keluarga sang pemain.
Lahir di London, JJ Gabriel telah berada dalam sistem akademi Manchester United sejak usia muda dan mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain termuda yang tampil untuk tim U-18 Setan Merah.
Sementara musim lalu ia menjadi bagian penting dari tim yang mencapai final FA Youth Cup dan Premier League U-18.
Kemampuan Gabriel juga membuatnya mendapatkan perhatian besar di lingkungan Manchester United karena sang penyerang dikenal memiliki teknik, keseimbangan, kecepatan kaki, serta kemampuan melewati lawan dalam situasi satu lawan satu.
Sementara sejumlah tokoh sepak bola Inggris turut memberikan penilaian tinggi terhadap potensinya.
Manchester United sebelumnya telah memberikan jalur perkembangan kepada Gabriel menuju tim utama dengan melibatkannya dalam sesi latihan senior, termasuk pada periode kepelatihan Ruben Amorim sebelum kemudian berlanjut di bawah Carrick.
Sementara Setan Merah juga pernah melakukan pembicaraan dengan keluarganya agar JJ Gabriel tetap bertahan ketika memiliki kesempatan mempertimbangkan pilihan lain pada 2025.