trending

JK Usul BBM Dinaikkan, Komisi XI: Hati-hati, Picu Inflasi Lebih Tinggi

Penulis M. Hafid
Apr 12, 2026
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal. Foto: fraksigerindra.id
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal. Foto: fraksigerindra.id

ThePhrase.id - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengatakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dapat memicu lonjakan inflasi serta memperberat beban masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi usulan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terkait kenaikan BBM.

“Usulan kenaikan harga BBM harus dilihat secara hati-hati. Dampaknya bukan hanya ke APBN, tapi langsung terasa ke masyarakat melalui kenaikan harga barang dan jasa,” kata  Hekal, Jumat (10/4).

Menurutnya, BBM merupakan komponen strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap biaya distribusi dan produksi. Kenaikan harga BBM, kata Hekal, hampir pasti akan diikuti oleh kenaikan di berbagai sektor, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, hingga tarif jasa.

“Kalau BBM naik, efek berantainya jelas. Ongkos logistik naik, harga pangan naik, biaya transportasi meningkat. Ini yang harus kita waspadai karena bisa mendorong inflasi lebih tinggi,” jelasnya.

Di tengah tekanan ekonomi global, Hekal menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga guna melindungi daya beli masyarakat. Ia menilai langkah pemerintah yang menahan harga BBM bersubsidi merupakan kebijakan yang tepat.

“Pemerintah saat ini sudah mengambil langkah yang terukur dengan menahan harga BBM. Ini penting untuk menjaga inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak tergerus,” katanya.

Hekal juga mengingatkan bahwa pengalaman sebelumnya menunjukkan kenaikan harga BBM selalu berdampak signifikan terhadap inflasi nasional, sehingga setiap kebijakan perlu mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

“Jangan sampai kebijakan fiskal yang terlihat sehat di atas kertas justru menimbulkan tekanan ekonomi di lapangan. Stabilitas harga dan perlindungan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik, Hekal menilai keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM merupakan bentuk keberpihakan kepada rakyat.

“Di saat situasi global tidak menentu, negara harus hadir menjaga stabilitas. Menahan harga BBM adalah salah satu cara paling konkret untuk mencegah lonjakan inflasi dan melindungi masyarakat,” tutupnya.  (M Hafid)

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic