
ThePhrase.id - John Herdman resmi memulai peran barunya sebagai pelatih Timnas Indonesia putra setelah PSSI mengumumkan penunjukan pelatih asal Inggris tersebut melalui kontrak berdurasi dua plus dua tahun pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Keputusan Herdman menerima tawaran PSSI diambil setelah dirinya menilai proyek Timnas Indonesia sebagai tantangan yang sesuai dengan karakter dan pengalaman yang dimilikinya di level internasional.
"Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang membuat Anda bisa merasakan gairah dan intensitas para penggemarnya," tegas Herdman dilansir The Canadian Press.
Selain dukungan publik, Herdman menyebut keseriusan federasi menjadi faktor utama yang memperkuat keyakinannya untuk menangani Timnas Indonesia.
"Saya juga melihat gairah dan komitmen yang sama dari PSSI, yang ingin menghadirkan seseorang dengan kebiasaan dan pengalaman dalam membawa tim lolos ke Piala Dunia," beber Herdman.
Dalam pandangan Herdman, Timnas Indonesia memiliki fondasi pemain yang dinilainya sebanding dengan kondisi Timnas Kanada saat ia pertama kali menangani tim tersebut.
"Yang saya lihat, kumpulan talenta itu ada, dan rasanya sangat mirip dengan Kanada, negara besar dengan banyak potensi pemain lokal, tetapi juga memiliki kemampuan merekrut pemain dwi-kewarganegaraan, dan mereka sudah memulai perjalanan itu," ucap Herdman.
Sebelum menerima tantangan di Asia Tenggara, Herdman dikenal sebagai pelatih yang membawa Timnas Kanada putra dari peringkat ke-94 dunia hingga tampil di Piala Dunia 2022.
Ia ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert yang mengakhiri masa tugasnya pada pertengahan Oktober 2025 setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 seusai kekalahan dari Timnas Irak dan Timnas Arab Saudi pada putaran keempat kualifikasi zona Asia.
Herdman juga menekankan bahwa memahami budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia menjadi bagian penting dari pendekatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
"Karena menurut saya itu merupakan bagian yang sangat penting dalam mempelajari budaya, benar-benar menyelaminya sepenuhnya, karena Anda harus memahami masyarakat dan kebiasaan mereka untuk membangun koneksi tersebut," kata Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun itu dijadwalkan segera bertolak ke Indonesia untuk menghadiri konferensi pers perkenalan sekaligus memulai proses adaptasi bersama lingkungan sepak bola nasional.
Sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia, Timnas Indonesia baru satu kali tampil, yakni pada edisi 1938 di Prancis ketika masih bernama Hindia Belanda. (Rangga)