sportTimnas Indonesia

John Herdman Bongkar Rahasia Mesin Timnas Indonesia: Bidik Banyak Pemain Diaspora dari Eropa-Amerika-Australia

Penulis Ahmad Haidir
May 20, 2026
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah mencari pemain diaspora baru. Foto Instagram John Herdman.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah mencari pemain diaspora baru. Foto Instagram John Herdman.

Thephrase.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bahwa Tim Merah Putih tengah dalam proses penggarapan sejumlah pemain muda berdarah Indonesia yang tersebar di berbagai negara, mulai dari Jerman, Belanda, Australia, hingga Amerika Serikat.

Herdman menyebut dua pemain diaspora berbasis di Jerman dan dua lainnya di Belanda saat ini sedang dalam pantauan aktif staf teknis Timnas Indonesia.

Sementara satu nama di Australia dan satu nama di Amerika Serikat turut masuk dalam daftar bidikan yang ingin dikembangkan menuju Tim Merah Putih.

Menurut Herdman, kehadiran pemain-pemain diaspora ini menjadi bagian dari keseimbangan yang terus dijaga antara talenta lokal berusia muda dengan pemain yang memiliki latar belakang bermain di luar negeri, semuanya diarahkan untuk menjadi bagian dari kampanye besar Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.

Akan tetapi, di balik proses seleksi tersebut, Herdman menegaskan bahwa ada satu persoalan mendasar yang harus dipahami bersama oleh seluruh jajaran teknis sepak bola nasional, kebutuhan mendesak akan pemain-pemain kelas tier-satu dan tier-dua yang aktif berkompetisi di lima liga teratas dunia.

"Kita membutuhkan lebih banyak pemain tier-satu dan tier-dua yang bermain di lima liga teratas dunia atau pemain-pemain yang berada tepat di luarnya," tegas Herdman disadur Antara.

Herdman juga menekankan bahwa tugas utama departemen teknis yang kini ia pimpin di Timnas Indonesia adalah mengenali potensi para pemain yang mampu naik ke level tersebut dan membuka peluang selebar-lebarnya bagi mereka untuk berkembang hingga ke level tertinggi.

Terkait soal usia, pelatih asal Inggris itu tidak segan menyampaikan filosofi pribadinya secara gamblang, bahwa umur tidak seharusnya menjadi tembok penghalang bagi siapa pun untuk tampil di panggung sepak bola paling bergengsi sekalipun.

"Saya memiliki filosofi bahwa jika Anda cukup bagus, Anda cukup tua, usia tidak seharusnya menjadi penghalang untuk tampil di level tertinggi," beber Herdman.

Setelah menjalani empat bulan pertama bersama Timnas Indonesia, Herdman mengaku sudah memiliki kesempatan untuk menyaksikan langsung banyak pemain muda Indonesia berlaga, dan dari sana ia mendapatkan gambaran yang realistis tentang arah pembangunan skuad ke depan.

Herdman menyatakan bahwa fokusnya saat ini bukan pada pemain berusia 28 hingga 36 tahun, meski ia tidak menutup kemungkinan bahwa kelompok usia tersebut masih bisa menawarkan kontribusi, karena yang benar-benar ingin ia rasakan dan eksplorasi adalah energi serta potensi dari generasi muda Indonesia.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic