sportTimnas Indonesia

John Herdman Merasa Timnas Indonesia Seharusnya Menjadi Juara FIFA Series 2026: Kami Kecewa, Benar-Benar Menyakitkan

Penulis Ahmad Haidir
Mar 31, 2026
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Timnas Bulgaria di FIFA Series 2026. Foto X Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Timnas Bulgaria di FIFA Series 2026. Foto X Timnas Indonesia.

Thephrase.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan evaluasi usai harus mengakui keunggulan Timnas Bulgaria dalam babak final FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin, 30 Maret 2026.

Hasil tersebut memastikan Tim Merah Putih gagal mengunci gelar setelah kalah 0-1 dalam pertandingan yang berlangsung ketat sepanjang 90 menit.

"Penampilan malam ini, saya rasa kami bisa mengambil hal-hal positif. Secara kolektif, kami menunjukkan komitmen, baik dalam aspek fisik maupun gaya bermain yang kami terapkan, tetapi pada akhirnya kami belum berhasil," tegas Herdman.

Juru taktik berkebangsaan Kanada itu menilai secara keseluruhan Timnas Indonesia tetap menunjukkan komitmen tinggi baik dari sisi fisik maupun pendekatan permainan yang sudah dirancang sejak awal.

"Saya pikir ketika Anda bermain di level seperti ini dan pertandingan bisa dimenangkan, maka Anda harus mengambilnya. Dan malam ini seharusnya menjadi kemenangan untuk Indonesia," beber Herdman.

Ia menegaskan bahwa dalam situasi pertandingan yang terbuka dan bisa dimenangkan, Timnas Indonesia seharusnya mampu memaksimalkan peluang yang ada untuk mengamankan hasil.

"Bulgaria berada di peringkat ke-80 dunia, tetapi menurut saya dalam pertandingan ini Indonesia tampil lebih baik," sambungnya.

Menurutnya, meski lawan datang dengan status peringkat dunia yang jelas, performa di lapangan menunjukkan Timnas Indonesia mampu tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

"Selamat untuk Bulgaria, mereka memenangkan pertandingan dan mampu mengelola permainan dengan memperlambat tempo," lanjutnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Timnas Bulgaria yang dinilai mampu mengatur ritme laga demi menjaga keunggulan mereka hingga akhir pertandingan.

"Itu bagus bagi mereka karena memang seperti itulah cara memenangkan pertandingan, tetapi bagi kami peluang itu sebenarnya ada dan kami tidak bisa memanfaatkannya," sambung Herdman.

Strategi tersebut disebut efektif bagi lawan, sementara Timnas Indonesia gagal memaksimalkan momentum yang sempat berada dalam kendali mereka.

"Saya pikir para pemain dalam tim ini akan belajar dan berkembang dari situasi ini, tetapi kami kecewa, rasanya menyakitkan, benar-benar menyakitkan," ucap Herdman.

Kekalahan ini diakui menyisakan kekecewaan mendalam, akan tetapi Herdman menegaskan pengalaman tersebut akan menjadi bagian dari proses perkembangan Timnas Indonesia ke depan. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic