sportTimnas Indonesia

John Herdman Respons Starting XI Timnas Indonesia Full Pemain Keturunan di FIFA ASEAN Cup 2026

Penulis Ahmad Haidir
Sep 26, 2026
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan penjelasan mengenai susunan pemain yang diturunkannya ketika menghadapi Timnas Singapura. Foto Instagram Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan penjelasan mengenai susunan pemain yang diturunkannya ketika menghadapi Timnas Singapura. Foto Instagram Timnas Indonesia.

Thephrase.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan penjelasan mengenai susunan pemain yang diturunkannya ketika menghadapi Timnas Singapura dalam laga pembuka Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat,  25 September 2026.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Timnas Indonesia, sebelas pemain yang mengawali pertandingan tersebut seluruhnya merupakan pemain yang lahir di luar wilayah Indonesia.

Dengan sepuluh di antaranya berstatus naturalisasi dan satu lainnya memperoleh kewarganegaraan Indonesia sebelum berusia 21 tahun.

Herdman memilih Maarten Paes, Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Dean James, Luke Vickery, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, dan Mitchell Baker sebagai starter untuk menghadapi Timnas Singapura.

Dari sebelas nama tersebut, Elkan Baggott menjadi satu-satunya pemain yang memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sebelum berusia 21 tahun.

Sedangkan sepuluh pemain lainnya menjalani proses perpindahan kewarganegaraan dengan memiliki garis keturunan Indonesia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam konferensi pers setelah pertandingan, terutama karena tidak terdapat satu pun pemain kelahiran Indonesia dalam starting XI Timnas Indonesia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

"Ya, begini, ini adalah susunan pemain yang terdiri dari orang-orang yang ingin mewakili negara ini dan bersedia naik pesawat, bekerja keras," beber Herdman.

Ia menekankan kontribusi para pemain yang dipilihnya untuk memperkuat Timnas Indonesia, termasuk keberanian mereka dalam menjalani duel serta memberikan kemampuan terbaik di lapangan untuk para suporter.

"Melakukan tekel 50-50, serta bermain dengan semangat, gairah, dan hati untuk para suporter di sini. Penting untuk menghormati hal tersebut," beber Herdman.

Pada babak kedua, Herdman melakukan lima pergantian pemain dan dua di antaranya merupakan pemain yang lahir di Indonesia, yaitu Rayhan Hannan dan Rizky Ridho.

"Menurut saya, pemain lokal tidak berbeda. Tidak ada pemain lokal, tidak ada pemain diaspora. Kami adalah Indonesia," tutur Herdman.

"Kami mewakili bendera, kami menyanyikan lagu kebangsaan, dan kami berdiri bersama setiap saat. Ini adalah pola pikir yang harus kami ubah. Kami harus mengubah pola pikir tersebut," lanjutnya.

"Orang-orang ini sekarang adalah orang Indonesia. Mereka senang bermain untuk kalian," ucap Herdman.

Herdman juga menilai persoalan mengenai asal kelahiran pemain seharusnya tidak menjadi pertanyaan ketika seluruh pemain menunjukkan komitmen di lapangan.

Sementara Timnas Indonesia pada akhirnya berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas Singapura melalui gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan penalti Ole Romeny pada menit ke-73.

"Dan ketika mereka mulai menghindari tekel atau berhenti berlari dalam pertandingan, barulah Anda bisa mengajukan pertanyaan tersebut," tandas Herdman.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic