
Thephrase.id - Kemenangan 1-0 yang diraih Timnas Indonesia atas Timnas Mozambik dalam uji coba FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026, menjadi penutup positif bagi Tim Merah Putih sebelum FIFA ASEAN Cup pada September-Oktober 2026.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai para pemain mampu menunjukkan fokus dan komitmen yang tinggi di tengah kondisi musim kompetisi yang panjang serta tantangan yang selalu hadir pada periode jeda internasional Juni 2026.
"Saya benar-benar bangga dengan para pemain. Musim yang panjang, dan jeda internasional pada bulan Juni selalu menjadi tantangan," tegas Herdman,
"Para pemain benar-benar harus memusatkan pikiran mereka pada tugas yang ada, dan malam ini mereka melakukannya," beber Herdman.
Herdman mengungkapkan bahwa ia telah memperkirakan Timnas Mozambik akan datang dengan motivasi besar dan pendekatan permainan yang agresif.
Akan tetapi, menurutnya para pemain Timnas Indonesia mampu merespons situasi tersebut dengan baik sepanjang sebagian besar pertandingan.
"Kami memperkirakan Mozambik akan datang seperti hewan yang terluka, tampil dengan semangat dan agresivitas, dan memang itulah yang terjadi," ungkap Herdman.
"Namun sekali lagi, saya pikir para pemain kami mampu mengendalikan pertandingan dalam waktu yang cukup lama dan menunjukkan kualitas mereka," ucap Herdman.
Meski hanya menghasilkan satu gol kemenangan, Herdman melihat pertandingan tersebut memberikan pengalaman penting. Tim Merah Putih harus menghadapi sejumlah periode tekanan yang memaksa para pemain bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan.
"Tentu saja mengecewakan karena kami tidak mencetak lebih banyak gol, tetapi pada saat yang sama saya sangat senang melihat penampilan yang tangguh ketika kami mendapat tekanan di beberapa periode pertandingan dan harus berjuang keras untuk melewatinya. Kami membutuhkan itu. Kami membutuhkan ujian seperti itu," kata Herdman.
Pelatih asal Inggris tersebut juga membandingkan performa Tim Merah Putih dengan laga sebelumnya melawan Timnas Oman, terutama dalam menghadapi situasi transisi permainan yang menurutnya kini mampu diatasi dengan lebih baik.
"Saya pikir pada pertandingan melawan Oman kami benar-benar mendapatkan tekanan besar dalam situasi transisi, tetapi para pemain malam ini bisa bergerak dari belakang ke depan lebih cepat daripada yang diperkirakan banyak orang," tutur Herdman.
Selain menyoroti performa kolektif, Herdman secara khusus memberikan apresiasi kepada sejumlah pemain yang dinilainya tampil menonjol dan menunjukkan kualitas yang dapat menjadi modal penting bagi perkembangan Timnas Indonesia.
"Saya bangga kepada Ole Romeny. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas dan menikmati sepak bolanya," ujar Herdman.
"Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, semuanya menyenangkan untuk disaksikan. Saya pikir Indonesia bisa sangat antusias dengan talenta yang kami miliki," lanjutnya.
"Lalu ada pemain seperti Elkan Baggott yang malam ini benar-benar menjadi pejuang di lini belakang, menjaga garis pertahanan dengan sangat baik," terang Herdman.
"Kemudian Joey Pelupessy di depannya. Para pemain benar-benar menunjukkan bahwa kami memiliki tulang punggung tim yang kuat di area sentral," tambahnya.
"Jadi, saya pikir kita bisa bangga dengan pekerjaan kami dalam dua pertandingan terakhir ini. Kami akan tetap rendah hati dan kembali bekerja pada bulan September. Akan ada jeda internasional yang besar menanti kami saat itu," tandasnya.