politics

Jokowi ‘Mati-matian’ Bela PSI, Golkar: Wajar, karena Ketua Umumnya adalah Putranya

Penulis Rangga Bijak Aditya
Feb 02, 2026
Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. (Foto: Instagram/m.sarmuji)
Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. (Foto: Instagram/m.sarmuji)

ThePhrase.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan bahwa pernyataan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan akan bekerja mati-matian untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan hal yang wajar.

Menurutnya, justru akan menjadi hal yang tidak biasa apabila Jokowi enggan memberikan dukungan penuh kepada PSI, yang saat ini dipimpin oleh putranya, Kaesang Pangarep.

“Ya wajar kalau Pak Jokowi mau membantu PSI maksimal karena putranya adalah Ketua Umumnya. Justru aneh kalau beliau tidak membantu PSI,” ujar Sarmuji, Minggu (1/2) dikutip Kompas.

Sarmuji menyebut bahwa Partai Golkar memandang seluruh partai politik sebagai kompetitor, khususnya sebagai peserta pemilu, termasuk kepada PSI. Namun, ia menilai posisi PSI masih berbeda dibandingkan partai-partai lainnya yang telah memiliki kursi di parlemen.

“Bagi kami partai apa pun yang menjadi peserta pemilu berpotensi menjadi kompetitor. Hanya saja, PSI harus membuktikan diri, harus lolos seleksi administratif untuk bisa menjadi peserta pemilu,” tukasnya.

PSI, sebagai partai politik yang belum memiliki kursi di DPR, menurutnya wajib mengikuti proses verifikasi administrasi dan faktual terlebih dulu sebagai syarat menjadi peserta pemilu. 

“Berbeda dengan partai yang sudah memiliki kursi di parlemen yang tidak harus melalui proses verifikasi faktual,” pungkasnya.

Jokowi Hadiri Rakernas PSI

Sebelumnya, mantan Presiden Jokowi menegaskan sikap terbukanya yang siap terlibat penuh untuk membantu PSI, ketika ia menyampaikan pidatonya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (31/1) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyatakan kesediaannya bekerja keras untuk partai yang kini berlambang gajah berwarna hitam itu, bahkan dengan penegasan untuk bekerja mati-matian.

“Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI!” tegas Jokowi di hadapan seluruh kader PSI.

Diketahui, Rakernas PSI juga menetapkan Jokowi sebagai tokoh utama dalam setiap kegiatan kampanye partai. Menurut Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, penetapan tersebut bukan semata karena Jokowi pernah menjabat sebagai presiden, melainkan karena dianggap sebagai teladan sekaligus patron politik bagi PSI

“Untuk kampanye, DPP telah menetapkan Pak Jokowi sebagai tokoh utama, Pak Jokowi sebagai figur utama kita, sebagai panutan partai ini,” tandas Ali. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic