trending

JPO Sarinah Dibangun Kembali, Gubernur Pastikan Akses Difabel Tetap Jadi Prioritas

Penulis Nadira Sekar
Jan 14, 2026
Foto: Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2026) (ANTARA/HO-PT Transportasi Jakarta (Transjakarta))
Foto: Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2026) (ANTARA/HO-PT Transportasi Jakarta (Transjakarta))

ThePhrase.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui kajian serta pertimbangan yang matang.

Pramono menilai keberadaan JPO masih dibutuhkan, terutama untuk menunjang aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Faktor keamanan juga menjadi alasan utama pemerintah menghadirkan kembali fasilitas penyeberangan tersebut. Sehingga masyarakat memiliki pilihan yang aman dan inklusif saat melintasi kawasan padat lalu lintas.

"Ini memang diperlukan terutama untuk difabel. Jadi itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan," ujar Pramono saat ditemui di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).

Meski JPO kembali dibangun, Pramono menegaskan bahwa fasilitas penyeberangan yang sudah ada tidak akan dihilangkan. Pelican crossing tetap berfungsi dan dapat digunakan oleh pejalan kaki. Dengan begitu, masyarakat dapat memilih opsi penyeberangan sesuai kebutuhan dan kenyamanan masing-masing.

Ia juga mengaku telah mencermati berbagai pandangan publik terkait rencana tersebut, termasuk masukan dari kelompok pejalan kaki yang menginginkan penyeberangan tetap dilakukan di permukaan jalan. Pramono memastikan seluruh akses tetap dibuka dan tidak ada fasilitas yang ditutup akibat pembangunan JPO Sarinah.

"Memang saya juga sudah membaca pro-kontranya masyarakat yang kelompok pejalan kaki kan menginginkan lewat tetap jalan kaki di bawah. Jalan kaki di bawah kan tetap dibuka, kemudian di atas sebagai alternatif pilihan," tegasnya.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa rencana pembangunan kembali JPO Sarinah sebenarnya telah diputuskan sebelumnya. Namun, sebagai gubernur yang menjabat saat ini, ia menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas kebijakan tersebut.

Sebagai informasi, JPO Sarinah memiliki nilai historis karena pertama kali dibangun pada 1968 di era Gubernur Ali Sadikin dan tercatat sebagai jembatan penyeberangan orang pertama di Jakarta. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic