
ThePhrase.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan KA Sangkuriang yang melayani rute Bandung–Banyuwangi. Perjalanan perdana kereta ini dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026, sekaligus menjadi momen spesial dengan adanya potongan harga tiket hingga 50 persen bagi pelanggan.
KA Sangkuriang akan mulai beroperasi dari Bandung menuju Ketapang (KA 7044A) pada 1 Mei 2026. Sementara itu, perjalanan sebaliknya dari Ketapang ke Bandung (KA 7043A) baru dimulai sehari setelahnya, yakni pada 2 Mei 2026. Tiket kereta ini sendiri sudah bisa dipesan sejak 20 April 2026 melalui aplikasi resmi Access by KAI.
Kereta ini menawarkan beberapa pilihan kelas, mulai dari ekonomi, eksekutif, hingga suite class compartment. Harga tiketnya dibanderol mulai dari Rp500.000 untuk kelas ekonomi, Rp750.000 untuk kelas eksekutif, dan Rp2.500.000 untuk suite class compartment.
Dari segi fasilitas, KA Sangkuriang menggunakan rangkaian Stainless Steel. Pada kelas eksekutif, tersedia konfigurasi tempat duduk 2-2 (AB-CD) dengan kursi yang dapat direbahkan, diputar arahnya, serta dilengkapi pijakan kaki.
Sementara itu, kelas ekonomi menggunakan rangkaian Premium Stainless Steel dengan formasi 2-2 (AB-CD), sandaran kursi yang bisa diatur, posisi duduk yang mayoritas tidak saling berhadapan (hanya beberapa kursi bernomor 10–11), serta kursi yang tidak dapat diputar.
Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hadirnya KA Sangkuringa menjadi bagian dari visi strategis KAI dalam memberikan akses yang jauh lebih praktis dan memuaskan bagi setiap pelanggan kereta api.
“KA Sangkuriang dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses perjalanan jarak jauh yang lebih praktis bagi masyarakat. Dengan relasi langsung Bandung hingga Banyuwangi, pelanggan kini dapat menikmati perjalanan yang lebih efisien tanpa perlu berganti kereta,” ujar Anne, melansir RRI, Selasa, (21/04).
Senada dengan itu, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI Wisnu Pramudya menjelaskan bahwa kereta ini melintasi jalur selatan dengan sejumlah pemberhentian penting, seperti Yogyakarta, Madiun, Surabaya Gubeng, hingga Probolinggo, sebelum berakhir di Stasiun Ketapang. Rute ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Perjalanan KA Sangkuriang ditempuh dalam waktu sekitar 15 jam, menawarkan opsi perjalanan darat langsung tanpa perlu transit. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi solusi bagi penumpang dari Bandung yang ingin melanjutkan perjalanan ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.
“Kami berharap kehadiran KA Sangkuriang dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota dengan kereta api,” ujar Wisnu.
Sementara itu, antusiasme masyarakat terhadap KA Sangkuriang terlihat tinggi. KAI melalui akun resmi Threads-nya menyebutkan bahwa tiket keberangkatan perdana pada 1 Mei 2026 telah ludes terjual. Meski begitu, pelanggan masih dapat memesan tiket untuk jadwal lainnya yang tersedia melalui aplikasi Access by KAI. [fa]