
ThePhrase.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan melakukan revitalisasi terhadap Stasiun Gambir, Jakarta Pusat dengan konsep “New Gambir”. Pengembangan ini dirancang menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berubah.
Melalui media sosial X resminya, PT KAI (@keretaapikita) mengungkapkan bahwa konsep tersebut akan berfokus pada peningkatan kapasitas kawasan, kelancaran sirkulasi pelanggan, integrasi transportasi, akses pejalan kaki, serta konektivitas dengan kawasan di sekitarnya.
Pengembangan tersebut akan bertumpu pada tiga pilar utama, yakni mobilitas, budaya, serta lifestyle& leisure.
Pada aspek mobilitas, New Gambir diarahkan untuk memperkuat konektivitas antara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), KRL Commuter Line, MRT Jakarta, BRT/Transjakarta, bus bandara, transportasi lanjutan, hingga jalur pedestrian.
Sementara itu, pilar budaya akan menitikberatkan pada peningkatan kenyamanan melalui layanan dan fasilitas bagi pelanggan.
Adapun pilar lifestyle& leisure akan menghadirkan ruang kuliner, ritel, ruang publik, serta berbagai aktivitas kawasan.
Sejumlah fasilitas baru juga direncanakan hadir, mulai dari hotel dan lounge, area ritel dan kuliner, ruang publik dan taman, hingga ruang pertemuan untuk menunjang kegiatan bisnis maupun komunitas.
Area terbuka tersebut juga dirancang menghubungkan Stasiun Gambir dengan kawasan Monumen Nasional (Monas).
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa pengembangan Gambir mempertimbangkan lokasinya yang strategis, berdekatan dengan Monas, kawasan pemerintahan, perkantoran, hotel, dan ruang publik.
“Pengembangannya diarahkan untuk memperkuat fungsi Gambir sebagai gerbang perjalanan KA Jarak Jauh sekaligus mendukung konektivitas masyarakat menuju pusat aktivitas Jakarta,” kata Anne pada Minggu (30/8) dikutip MetroTV News.
Saat ini, Stasiun Gambir melayani 34 perjalanan KA reguler setiap hari dengan sekitar 78 aktivitas pemberhentian KAJJ. Sementara itu, jalur layang di kawasan tersebut telah dilintasi Commuter Line rute Jakarta Kota-Bogor dan Jakarta Kota-Nambo.
Meski demikian, KRL belum melayani naik-turun penumpang di Gambir. Kemungkinan pembukaan layanan Commuter Line di stasiun tersebut masih dalam tahap kajian. (Rangga)