sportLiga Inggris

Kalau Jadi Pelatih Tetap Manchester United, Michael Carrick Akan Sambut dengan Pelukan Hangat Kepulangan Marcus Rashford

Penulis Ahmad Haidir
Feb 02, 2026
Laporan muncul bahwa pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick, membuka peluang kembalinya Marcus Rashford. Foto Instagram Marcus Rashford.
Laporan muncul bahwa pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick, membuka peluang kembalinya Marcus Rashford. Foto Instagram Marcus Rashford.

Thephrase.id - Manchester United tengah menghadapi kebutuhan mendesak untuk memperkuat kualitas dan kedalaman skuad, seiring munculnya laporan bahwa manajer Michael Carrick membuka peluang kembalinya Marcus Rashford ke Old Trafford di tengah kesulitan finansial Barcelona.

Dalam konteks internal klub, setiap pelatih tentu menginginkan pemain terbaik yang tersedia, dan Carrick disebut memahami bahwa jika dirinya ditunjuk sebagai pelatih permanen Manchester United, komposisi tim harus lebih solid, kompetitif, dan memiliki kedalaman yang memadai.

Konsistensi menjadi isu utama bagi Manchester United dalam beberapa musim terakhir, terutama jika dibandingkan dengan klub lain yang meski tidak selalu meraih gelar, mampu menjaga stabilitas performa di papan atas kompetisi domestik.

Situasi tersebut mendorong Carrick untuk mengevaluasi ulang opsi pemain yang dapat memberikan dampak instan, khususnya di sektor sayap kiri yang dinilai masih minim alternatif berkualitas.

Menurut laporan The Telegraph, jika Carrick dipercaya menangani Manchester United secara permanen, Rashford akan disambut kembali oleh klub, dengan statusnya sebagai pemain pinjaman di Barcelona dinilai sebagai solusi ekonomis dan strategis.

Perubahan formasi yang diterapkan membuka ruang bagi Rashford untuk kembali berperan penting, terutama karena kehadirannya dinilai mampu memperkuat struktur serangan tanpa memerlukan investasi transfer baru.

Kombinasi lini depan yang melibatkan Marcus Rashford, Bruno Fernandes, Amad Diallo, dan Bryan Mbeumo dipandang dapat meningkatkan daya saing tim dalam perburuan gelar, terlebih jika didukung kedalaman skuad dari nama-nama seperti Matheus Cunha dan Benjamin Sesko.

Catatan performa Rashford bersama Barcelona sejauh musim ini mencakup sembilan gol dan 12 assist, sebuah kontribusi yang menunjukkan peningkatan performa signifikan dari pemain berusia 28 tahun tersebut.

Di sisi lain, Barcelona masih berada dalam tekanan finansial, dan meskipun klub Spanyol itu disebut ingin mempertahankan Rashford, kemampuan mereka untuk menyediakan dana transfer dinilai terbatas.

Opsi pertukaran pemain disebut memungkinkan, akan tetapi Manchester United diperkirakan lebih diuntungkan jika Rashford kembali dan tersedia sepenuhnya untuk seleksi tim tanpa keterikatan kesepakatan tambahan.

Berbicara kepada Gary Lineker dalam podcast The Rest is Football setelah kepindahannya ke Spanyol, Rashford menyampaikan pandangannya mengenai arah klub yang ia bela sebelumnya.

Kalau Jadi Pelatih Tetap Manchester United  Michael Carrick Akan Sambut dengan Pelukan Hangat Kepulangan Marcus Rashford
Catatan performa Marcus Rashford bersama Barcelona sejauh musim ini mencakup sembilan gol dan 12 assist. Foto Instagram Marcus Rashford.

"Anda melihatnya pada setiap tim yang sukses dalam jangka waktu tertentu, mereka memiliki prinsip yang harus selaras dengan siapa pun pelatih atau pemain yang datang, sementara di Manchester United, pada waktu-waktu tertentu, kami hanya bereaksi karena lapar akan kemenangan," tegas Rashford.

"Jika arah Anda selalu berubah, Anda tidak bisa berharap untuk memenangkan liga, mungkin Anda bisa memenangi turnamen piala karena memiliki pelatih bagus dan pemain berkualitas, tetapi itu bukan sesuatu yang terjadi tanpa sebab," lanjutnya.

"Kami berada jauh di bawah standar Manchester United, dan jika melihat ke belakang enam bulan terakhir, orang-orang mengatakan kami dalam masa transisi bertahun-tahun, padahal untuk transisi, Anda harus memulainya dengan rencana yang jelas dan konsisten," beber Rashford.

"Ketika terlalu banyak pelatih, ide, dan strategi berbeda, Anda akhirnya berada di tengah-tengah tanpa arah yang jelas," tutup Rashford.

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic