regionalBatik

Kampung Batik Trusmi, Kawasan Wisata Belanja Batik Terbesar di Jawa Barat

Penulis Ashila Syifaa
Jan 15, 2024
Toko batik di kawasan Kampung Batik Trusmi. (Foto: ThePhrase.id/Rahma K)
Toko batik di kawasan Kampung Batik Trusmi. (Foto: ThePhrase.id/Rahma K)

ThePhrase.id - Siapa yang tak kenal dengan Batik Trusmi? Batik khas Cirebon yang berpusat di Desa Trusmi ini sudah ada sejak abad ke-14. Batik Trusmi bukanlah sekadar kain berwarna-warni, tetapi juga sebuah warisan budaya yang telah berkembang selama berabad-abad.

Sejak awal mula berkembangnya produksi batik tersebut, kawasan Desa Trusmi menjadi pusat kegiatan pengrajin batik dengan teknik dan motif yang unik.

Batik ini menjadi ikon ekonomi kreatif Kabupaten Cirebon, sehingga agar terus menjaga kelestarian batik tertua di Indoensia ini, proses ekonomi kreatif terus dilakukan dengan menjadikan Trusmi sebagai pusat perdagangan batik.

Dikenal dengan sebutan Kawasan Batik Trusmi, tak hanya menjadi tempat produksi batik tetapi juga pusat perdagangan batik yang menarik wisatawan lokal dan mancanegara. Sebagai pusat batik terbesar di Jawa Barat, kawasan ini tak hanya menawarkan batik yang lengkap namun juga beberapa kegiatan untuk memperkenalkan batik. 

Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan pembuatan batik, membeli hasil karya langsung dari pengrajin, dan pengalaman merasakan nuansa sejarah yang terkandung dalam setiap motif secara mendalam.

Kegiatan di Kampung Batik Trusmi

1. Museum Batik atau Museum Batik Cirebon

Kampung Batik Trusmi  Kawasan Wisata Belanja Batik Terbesar di Jawa Barat
Pajangan hiasan dinding batik di Museum Batik Cirebon. (Foto: ThePhrase.id/Rahma K)

Museum Trupark merupakan destinasi wisata edukatif yang menawarkan pengalaman yang modern seputar dunia batik. Pengunjung dapat menjelajahi beragam koleksi batik, menonton film pendek yang mengangkat cerita seputar batik, serta terlibat dalam kegiatan membuat batik atau melukis topeng khas Cirebon. Selain itu, wisatawan berkesempatan untuk mengabadikan momen tak terlupakan di beberapa spot foto yang sangat instagramable.

2. Keliling Kampung Batik Trusmi dengan becak

Dengan biaya yang terjangkau, pengunjung dapat menikmati pengalaman menjelajahi kawasan Batik Trusmi menggunakan becak. Abang becak yang terkenal dengan keramahannya melayani wisatawan dapat ditemui di sekitar gapura. Selain menikmati perjalanan dengan becak, pengunjung juga akan memperoleh pemahaman tentang sejarah Batik Trusmi dan menyaksikan keberadaan gedung-gedung bersejarah yang masih dipertahankan dalam bentuk aslinya hingga saat ini.

Salah satu bangunan bersejarah yang dapat ditemui di kawasan Batik Trusmi adalah bangunan Koperasi Batik Budi Tresna. Menurut cerita dari para pengrajin batik lokal, gedung ini didirikan pada tahun 1935 dan awalnya berfungsi sebagai koperasi dengan nama Kooperasi Batik Trusmi. Pada tahun 1955, gedung ini kemudian mengalami perubahan nama menjadi Kooperasi Batik Budi Tresna. [Syifaa]

 
Related News

Popular News

 

News Topic