sport

Kapal Pesiar 300 Meter Tiba di Jepang, Jadi Rumah 4.000 Kontingen Asian Games 2026

Penulis Ahmad Haidir
Sep 17, 2026
Kapal pesiar Costa Serena tiba di Nagoya, Jepang, pada Selasa, 15 September 2026 menjelang pembukaan Asian Games 2026. Foto Instagram Asian Games.
Kapal pesiar Costa Serena tiba di Nagoya, Jepang, pada Selasa, 15 September 2026 menjelang pembukaan Asian Games 2026. Foto Instagram Asian Games.

Thephrase.id - Kapal pesiar Costa Serena tiba di Nagoya, Jepang, pada Selasa, 15 September 2026 menjelang pembukaan Asian Games 2026, ketika persoalan akomodasi yang disediakan bagi para atlet dan ofisial dari berbagai negara mulai mendapat sorotan.

Kapal berbendera Italia tersebut bersandar di pelabuhan Nagoya dan akan digunakan sebagai tempat tinggal sekitar 4.000 atlet serta ofisial selama penyelenggaraan Asian Games yang sebagian besar berlangsung di wilayah tersebut hingga 4 Oktober 2026.

Costa Serena memiliki panjang hampir 300 meter dengan sekitar 1.500 kabin, sehingga disiapkan untuk menampung ribuan anggota kontingen di tengah jumlah peserta Asian Games yang diperkirakan mencapai lebih dari 17.000 atlet dan ofisial.

Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan jumlah peserta Olimpiade, sehingga penyelenggara menggunakan sejumlah alternatif akomodasi, mulai dari hotel hingga bangunan sementara berbentuk kontainer kayu untuk menekan biaya penyelenggaraan.

Persoalan tempat tinggal mencuat setelah sejumlah kontingen menyampaikan keluhan mengenai kondisi akomodasi sementara, termasuk dari Korea Selatan yang menyebut kamar berbentuk kontainer tersebut sebagai yang terburuk yang pernah mereka temui.

Presiden panitia penyelenggara Asian Games, Hideaki Omura, mengatakan penggunaan kapal pesiar sebagai tempat tinggal merupakan konsep baru di Jepang untuk sebuah kejuaraan olahraga internasional berskala besar dan dapat menjadi salah satu contoh penyelenggaraan kompetisi olahraga yang lebih berkelanjutan secara finansial.

"Ini adalah pertama kalinya di Jepang kapal pesiar digunakan sebagai akomodasi untuk ajang olahraga internasional besar, dan kami senang dapat menyediakan jenis akomodasi baru untuk acara berskala besar seperti ini," tegas Omura dilansir Japan Today.

Penggunaan kapal pesiar sebagai akomodasi sebenarnya pernah diterapkan dalam sejumlah ajang olahraga internasional sebelumnya, tetapi penyelenggara menyebut belum pernah ada penggunaan dengan skala seperti yang diterapkan pada Asian Games kali ini.

Wakil Presiden Asosiasi Bola Basket Korea Selatan, Jung Jae-yong, kepada AFP mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kondisi kabin yang ditempati tim bola basket putra Korea Selatan, terutama karena ukuran tempat tidur dinilai terlalu kecil untuk para pemain.

Keluhan tersebut semakin mencuat setelah salah satu pemain Korea Selatan mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan wastafel bocor hingga lantai kamar berbentuk kontainer dalam kondisi basah, disertai permintaan, "Tolong bantu kami."

Kapal Pesiar 300 Meter Tiba di Jepang  Jadi Rumah 4 000 Kontingen Asian Games 2026
Asian Games 2026 segera dimulai. Foto Instagram Asian Games.

Masalah akomodasi juga muncul bersamaan dengan kondisi cuaca ekstrem di Nagoya setelah ratusan atlet sempat dievakuasi dari tempat tinggal mereka pada pekan sebelumnya akibat banjir yang terjadi setelah hujan dengan curah yang mencapai rekor.

Seorang pejabat Komite Olahraga dan Olimpiade Korea Selatan mengatakan persoalan akomodasi tidak hanya dirasakan oleh kontingen negaranya karena seluruh 45 negara peserta telah menyampaikan kekhawatiran terkait tempat tinggal dan kini bekerja sama dengan penyelenggara untuk mencari penyelesaian.

Pejabat olahraga Taiwan juga menyebut terdapat kekurangan tempat tidur secara umum, sementara Presiden Komite Olimpiade Filipina Abraham Tolentino mengatakan seluruh atlet Filipina telah mendapatkan kamar meski sebagian ofisial, termasuk pelatih, harus dipindahkan ke hotel dan Airbnb yang berbeda.

Penyelenggara kini berharap kehadiran Costa Serena dapat mengurangi persoalan akomodasi tersebut meski Asian Games berlangsung pada periode musim topan di Jepang, dengan kapal itu sebelumnya disewa penyelenggara dengan biaya sekitar 4,5 miliar yen atau sekitar Rp28 juta dolar AS.

Costa Serena merupakan kapal saudara Costa Concordia, kapal pesiar yang tenggelam di lepas pantai Tuscany, Italia, pada 2012 dan menewaskan 32 orang, sementara Kapten Costa Serena Federico Sias berharap para atlet dapat menjalani masa tinggal yang nyaman, aman, dan berkesan selama berada di atas kapal.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic