trending

Kapitil, Antonim Kata Kapital yang Resmi Masuk KBBI

Penulis Firda Ayu
Jan 06, 2026
Tangkapan layar aplikasi KBBI
Tangkapan layar aplikasi KBBI

ThePhrase.id – Baru-baru ini publik diramaikan dengan kemunculan kata baru ‘kapitil’ yang resmi masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 

Kapitil merupakan lawan dari kata kapital yang dalam KBBI diberi label cak, dengan arti kecil (tentang huruf a, b, c, dan seterusnya). Label cak sendiri merupakan penanda untuk ragam cakapan atau percakapan. Artinya, kata tersebut bukan termasuk bahasa baku dan umumnya digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun tidak dianjurkan dalam konteks formal.

Melansir detikEdu, Kepala Redaksi KBBI, Dewi Puspita menjelaskan bahwa kapitil sebenarnya bukanlah istilah baru. Kata ini telah lazim digunakan oleh kalangan Badan Bahasa sebagai candaan.

“Kata kapitil ini sebetulnya sudah lama beredar di kalangan Badan Bahasa untuk menyebut huruf noncapital, tapi biasanya hanya dalam bentuk selorohan atau candaan,” jelas Dewi melansir detikEdu, Selasa (6/1/2026).

Dalam ilmu linguistik, kata kapitil sendiri termasuk dalam fonestem (phonestheme), yaitu ciri umum bunyi yang muncul dalam sekelompok kata simbolik, sebagaimana dijelaskan oleh Merriam-Webster.

Dewi menambahkan, fonestem kerap memanfaatkan bunyi vokal tertentu dalam penggambaran sifat benda. Misalnya, penggunaan huruf a dan o untuk menggambarkan sesuatu yang besar, sementara huruf i untuk sesuatu yang kecil, seperti pada pasangan kata, centong-canting dan ngakak-ngikik.

Kata kapitil sendiri telah diusulkan untuk masuk ke dalam KBBI oleh editor Balai Bahasa Aceh pada tahun 2024 dan kemudian divalidasi oleh tim KBBI pada 2025. 

Sebelum istilah ‘kapitil’ digunakan resmi, lawan dari kata kapital sering disebut sebagai huruf kecil atau nonkapital oleh masyarakat. 

Kata baru ini disambut  berbagai respon oleh netizen, tak sedikit yang menilai kata tersebut lucu, sementara sebagian lainnya mengusulkan kata lain yang lebih cocok dibanding dengan kapitil.

Menanggapi respon masyarakat, Dewi juga menyebut bahwa pihak KBBI akan terus melihat tanggapan publik terkait penggunaan kata kapitil.

"Tapi mungkin nanti kita lihat tanggapan dari masyarakat mengenai hal ini. Kalau mayoritas pengguna bahasa Indonesia merasa keberatan, tim redaksi KBBI akan mempertimbangkan kembali pemuatan kata kapitil di KBBI," ungkapnya. [fa]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic