Kasus Positif Harian Nol, Pemkot Depok Tutup Tempat Karantina

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.ID – Kasus Covid-19 di Kota Depok terus mengalami penurunan. Dengan membaiknya status covid-19 ini, Kota Depok berada pada zona kuning, yang menandakan bahwa wilayah tersebut memiliki risiko rendah penularan covid-19.

Penetapan zonasi di Kota Depok telah di terapkan sejak tanggal 17 Oktober 2021 berdasarkan indikator dari Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sejalan dengan melandainya kasus Covid-19, Kota Depok pun berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, hingga 1 November 2021.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa dalam beberapa hari yang lalu kasus yang terkonfirmasi positif di Kota Depok sudah di angka nol.  Artinya tidak ada penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris pada acara resmi penutupan dan pelepasan tenaga kesehatan tempat karantina mandiri di Kota Depok Wisma Makra UI. (Foto: berita.depok.go.id)

Dengan penurunan status positif covid-19 hingga nol kasus, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menutup tempat karantina mandiri Wisma Makara Universitas Indonesia pada Selasa (19/10/2021). Selain itu dengan penurunan kasus covid-19 juga berdampak pada Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit.

Penutupan tempat karantina itu dilaksanakan secara resmi oleh Wali Kota Depok di Aula Anggrek Makara UI. Dalam kesempatan tersebut, Mohamamd Idris juga menyampaikan apresiasi dan memberikan piagam penghargaan kepada para nakes.

Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama nakes pada acara penutupan dan pelepasan nakes. (Foto: berita.depok.go.id)

“Menurunnya kasus harian Covid-19 pun berdampak pada kosongnya beberapa tempat karantina. Oleh karenanya, per tanggal 19/10/21 tempat karantina Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) secara resmi ditutup,” tulis Wali Kota Depok pada laman Instagramnya.

Keputusan tersebut juga sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 53 Tahun 2021, karena Kota Depok sudak masuk dalam PPKM level 2 yang sebelumnya level 3.

Selain itu Mohammad Idris, juga mengatakan bahwa penurunan kasus di Kota Depok ini juga diseimbangkan dengan semakin tingginya jumlah vaksinasi warga Kota Depok.

Apresiasa Wali Kota Depok kepada nakes dan seluruh relawan yang bekerja (berita.depok.go.id)

Tidak hanya nakes yang mendapatkan piagam penghargaan, para relawan yang sudah berdedikasi dalam melayani pasien covid-19 di Wisma Makara UI, juga mendapat piagam penghargaan.

Mohammad Idris menambahkan, ada 16 nakes yang bertugas yakni 6 dokter dan 10 perawat. Selain itu, terdapat 10 relawan administrasi, 10 relawan disinfektan, dan 1 sopir.

Wali Kota Depok tetap mengimbau warga Depok untuk tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 dan terus menerapkan protokol kesehatan karena masih banyak wilayah di Indonesia yang masih tinggi risiko penularan virus tersebut. [Syifaa]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you