
ThePhrase.id – Momen Iduladha identik dengan olahan daging yang melimpah yang rasanya sayang untuk dilewatkan. Tak heran jika selama beberapa hari setelah Iduladha, konsumsi daging biasanya meningkat dibanding hari biasa. Namun di balik kenikmatan tersebut, banyak yang mulai khawatir dengan risiko kolesterol naik akibat terlalu banyak makan daging berlemak.
Tak harus sepenuhnya menghindari daging kurban, kamu hanya perlu mengatur pola makan dan menyeimbangkannya dengan gaya hidup sehat. Dengan cara yang tepat, kadar kolesterol tetap bisa terjaga meski menikmati hidangan khas Iduladha.
Menurut anjuran dari Primaya Hospital, salah satu langkah penting adalah tidak mengonsumsi daging secara berlebihan. Batas aman yang direkomendasikan yaitu sekitar 1–3 kali makan daging per minggu dengan porsi 56–85 gram per sajian. Selain itu, pilih bagian daging yang minim lemak seperti bagian pinggang dan hindari bagian organ yang mengandung kolesterol tinggi.
Cara memasak juga berpengaruh besar. Daging dapat diolah dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus. Jika memasak hidangan berkuah, sebaiknya hindari penggunaan santan dan garam berlebih agar lebih aman untuk kesehatan jantung.
Selain itu, imbangi konsumsi daging dengan sayur dan buah. Kandungan serat pada sayuran dan buah membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh sekaligus menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Jangan lupa berolahraga untuk membantu membakar lemak dan menjaga kadar kolesterol tetap stabil.
Selain menjaga pola makan, ada beberapa bahan alami yang dipercaya membantu menurunkan kolesterol secara bertahap. Namun, bahan alami ini tidak dapat menggantikan obat dokter, terutama bagi penderita kolesterol tinggi yang membutuhkan penanganan medis.
Dengan pola makan seimbang, olahraga teratur, dan konsumsi makanan sehat, kadar kolesterol bisa tetap terkontrol meski baru saja pesta daging kurban. [fa]