Kebijakan Elon Musk Munculkan Akun Palsu Bercentang Biru

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Twitter yang baru saja memiliki pemilik atau CEO baru yaitu Elon Musk mengalami beberapa perubahan, salah satunya adalah mengenai Verified Account yang menimbulkan beberapa masalah. Sehingga, Elon Musk dikatakan mengalami kesulitan dalam mengelola Twitter.

Saat Elon Musk baru menjadi CEO Twitter, ia menambahkan fitur baru yaitu Twitter Blue yang merupakan layanan langganan premium seharga $5 dengan fitur tambahan seperti kemampuan untuk membatalkan atau mengedit posting dan menyesuaikan layar beranda aplikasi.

Kemudian Musk memutuskan untuk meningkatkan layanan dengan memberikan kemampuan bagi pengguna siapapun untuk memiliki centang biru di profilnya dengan membayar $8 saja. Sebelumnya centang biru merupakan tanda yang hanya dapat dimiliki secara gratis oleh publik figur terpilih seperti artis, selebriti, jurnalis hingga politikus.

Elon Musk. (Foto: AP/Jae C. Hong)

Setelah, pembaruan fitur, bagi yang sudah memiliki centang biru di profilnya ditagihkan untuk berlangganan untuk mempertahankan centang birunya. Melalui Twitternya, Elon Musk menjelaskan pilihan langanan baru diadakan karena Twitter membutuhkan pasokan selain dari pengiklan.

Mudahnya mendapatkan centang bitu memicu banyaknya akun palsu yang mengaku menjadi sebuah brand atau publik figur. Dengan memiliki centang biru di profilnya membuat sulit membedakan akun yang official dengan akun palsu.

Kejadian tersebut memicu adanya penyebaran informasi yang salah dengan sengaja. Dampak negatif dari hal ini dirasakan oleh perusahaan farmasi, Eli Lilly. Akun palsu yang mengaku-ngaku perusahan menyebarkan informasi palsu akan memberikan insulin gratis untuk kostumernya.

Setelah, akun palsu yang mengaku sebagai Eli Lily dengan centang biru di profilnya mengirim tweet tersebut, pada hari Jumat (11/11) saham Eli Lily turun 5% yang dapat merugikan perusahaan hingga miliaran.

CEO Twitter, Elon Musk baru meminta maaf atas kesalahan yang terjadi pada fitur baru centang biru berbayar itu pada Senin (11/14). Dengan begitu, Twitter tetap berusaha untuk mengidentifikasi akun palsu dan membatasi terjadinya akun tiruan atau palsu brand besar.

Beberapa pengguna Twitter mengatakan pilihan langganan Twitter Blue sudah hilang sehingga, pengguna sudah tidak dapat mendaftarkan akunnya memiliki centang biru dengan membayar $8. Musk juga sudah memastikan bahwa akun-akun parody dengan centang biru akan disuspen. Namun, Twitter Blue akan kembali menjadi opsi bagi pengguna.

Setelah permasalahan ini, Twitter mengumumkan fitur baru yaitu penambahan status “Official” di bawah nama akun Twitter yang hanya didapatkan oleh akun bercentang biru yang teridentifikasi dan terpilih seperti pejabat pemerintah, pemilik usaha dan perusahaan media besar. [Syifaa]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you