
ThePhrase.id – Telah terjadi insiden kecelakaan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan informasi awal, sebuah KRL Commuter Line rute Cikarang diduga lebih dulu menabrak sebuah taksi Green SM di sekitar jalur rel. Tak berselang lama, KRL dari arah Jakarta yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur tertabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.
Akibat benturan keras tersebut, salah satu gerbong khusus perempuan pada rangkaian KRL dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Dari sejumlah video yang beredar di media sosial, beberapa korban juga terlihat diduga terjepit di dalam gerbong dan evakuasi cepat dilakukan petugas di lokasi kejadian.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui keterangan resminya menjelaskan terdapat tujuh korban meninggal dunia dan sebanyak 82 korban luka-luka dirawat di rumah sakit. Seluruh korban meninggal dunia dan luka merupakan penumpang KRL.

Melansir CNN, sejumlah korban telah berhasil diidentifikasi dan proses pendataan korban masih terus dilakukan oleh petugas. Sejumlah korban yang berhasil teridentifikasi per Selasa (28/04/2026) pukul 09.00 WIB, yaitu:
Sementara itu, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
“Seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan,” tulis KAI dalam pernyataan resminya, Senin (27/4/2026).
Selain itu, KAI juga menyampaikan belasungkawa kepada korban maupun keluarga yang terdampak akibat peristiwa ini.
“Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur membawa duka mendalam. KAI menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak, serta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” tulis KAI.
Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta mengalami penyesuaian operasional untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan di lokasi. Perjalanan KRL Commuter Line mengalami rekayasa operasional dan perubahan pola perjalanan yang masih terus diperbarui secara berkala.
KAI juga menyebut terdapat 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada Selasa, (28/4/2026) yang dibatalkan akibat insiden ini. [fa]