trending

Kecelakaan Kereta Beruntun di Bekasi Timur, 7 Penumpang KRL Meninggal Dunia dan 82 Luka

Penulis Firda Ayu
Apr 28, 2026
Proses evakuasi kecelakaan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur (Foto: instagram.com/keretaapikita)
Proses evakuasi kecelakaan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur (Foto: instagram.com/keretaapikita)

ThePhrase.id – Telah terjadi insiden kecelakaan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan informasi awal, sebuah KRL Commuter Line rute Cikarang diduga lebih dulu menabrak sebuah taksi Green SM di sekitar jalur rel. Tak berselang lama, KRL dari arah Jakarta yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur tertabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Akibat benturan keras tersebut, salah satu gerbong khusus perempuan pada rangkaian KRL dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Dari sejumlah video yang beredar di media sosial, beberapa korban juga terlihat diduga terjepit di dalam gerbong dan evakuasi cepat dilakukan petugas di lokasi kejadian.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui keterangan resminya menjelaskan terdapat tujuh korban meninggal dunia dan sebanyak 82 korban luka-luka dirawat di rumah sakit. Seluruh korban meninggal dunia dan luka merupakan penumpang KRL. 

Kecelakaan Kereta Beruntun di Bekasi Timur  7 Penumpang KRL Meninggal Dunia dan 82 Luka
Kecelakaan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur (Foto: x.com/KNKT_RI)

Melansir CNN, sejumlah korban telah berhasil diidentifikasi dan proses pendataan korban masih terus dilakukan oleh petugas. Sejumlah korban yang berhasil teridentifikasi per Selasa (28/04/2026) pukul 09.00 WIB, yaitu:

Korban Meninggal Dunia

  1. Nuryati, perempuan, 62 tahun
  2. Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun
  3. Nurlaela, perempuan, 30 tahun.

Korban Luka

  1. Desvita, perempuan, 56 tahun
  2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun
  3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun
  4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun
  5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun
  6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun
  7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun
  8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun
  9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun
  10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun
  11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)
  12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun
  13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun
  14. Yuliana, perempuan, 30 tahun
  15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun
  16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun
  17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun
  18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun
  19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)
  20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)
  21. Nuryati, perempuan, 41 tahun
  22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun
  23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun
  24. Anggita, perempuan, 36 tahun
  25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun
  26. Purwanti, perempuan, 54 tahun
  27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun
  28. A. Regita, perempuan, 29 tahun
  29. Subandi, laki-laki, 42 tahun
  30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun
  31. Riki, laki-laki, 25 tahun
  32. Alivia, perempuan, 25 tahun
  33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun
  34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun
  35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun
  36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun
  37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun
  38. Laili, laki-laki, 26 tahun
  39. Rivan, laki-laki, 32 tahun
  40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun
  41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun
  42. Suryati, perempuan, 51 tahun
  43. Evi, perempuan, 52 tahun
  44. Shofie, perempuan, 24 tahun
  45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun
  46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun
  47. Despita, perempuan, 48 tahun
  48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun
  49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)
  50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun.

Sementara itu, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. 

“Seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan,” tulis KAI dalam pernyataan resminya, Senin (27/4/2026).

Selain itu, KAI juga menyampaikan belasungkawa kepada korban maupun keluarga yang terdampak akibat peristiwa ini. 

“Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur membawa duka mendalam. KAI menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak, serta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” tulis KAI.

Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta mengalami penyesuaian operasional untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan di lokasi. Perjalanan KRL Commuter Line mengalami rekayasa operasional dan perubahan pola perjalanan yang masih terus diperbarui secara berkala.

KAI juga menyebut terdapat 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada Selasa, (28/4/2026) yang dibatalkan akibat insiden ini. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic