trending

Kemenag Gelar Sidang Isbat Iduladha 1447 H pada 17 Mei 2026

Penulis Nadira Sekar
May 14, 2026
Foto: Rapat Persiapan Sidang Isbat Awal Zulhijah 1447 H (dok. Kemenag)
Foto: Rapat Persiapan Sidang Isbat Awal Zulhijah 1447 H (dok. Kemenag)

ThePhrase.id - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) akan menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu, 17 Mei 2026 mendatang. Sidang tersebut sekaligus menjadi penentu resmi Iduladha 1447 H bagi umat Islam di Indonesia.

Sidang isbat akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor Kementerian Agama, Jakarta. Proses penetapan dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan pemerintah, organisasi masyarakat Islam, serta para ahli falak dan astronomi.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad menjelaskan, penetapan awal Zulhijah menggunakan metode hisab dan rukyat. Data hisab digunakan untuk memprediksi posisi hilal, sementara rukyat dilakukan melalui pemantauan langsung di berbagai wilayah Indonesia.

“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” jelasnya.

Rangkaian sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal yang dipaparkan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Seminar tersebut akan disiarkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat terkait posisi bulan secara astronomis.

Setelah itu, panitia akan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai lokasi pemantauan sebelum Menteri Agama memimpin sidang penetapan awal Zulhijah 1447 H.

Berdasarkan data awal yang dipaparkan dalam rapat koordinasi, posisi hilal pada 29 Zulkaidah 1447 H secara hisab disebut telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS atau Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

“Perhitungan menunjukkan tinggi hilal berada di atas 3 derajat dan elongasi di atas 6,4 derajat, sehingga secara teori telah memenuhi kriteria imkan rukyat,” ungkap Abu.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat prediktif dan belum menjadi dasar penetapan resmi pemerintah. Keputusan final tetap menunggu hasil rukyat serta sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama.

“Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah. Jika ditanya kapan Iduladha, kami mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang pada 17 Mei,” pungkasnya. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic