Kendall Jenner, Model Dengan Bayaran Tertinggi di Dunia

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Nama Kendall Jenner mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang. Ia merupakan seorang model, bintang serial TV realitas, dan pengusaha yang juga menjadi bagian dari keluarga Kardashian-Jenner.

Model cantik kelahiran 3  November 1995 ini merupakan anak pertama dari pasangan Kris Jenner dan Bruce Jenner (sekarang Caitlyn Jenner). Ia memiliki satu adik kandung, Kylie Jenner yang merupakan miliuner termuda. Bukan anak dari pernikahan pertama, dirinya memiliki empat kakak tiri dari sisi sang ibu yaitu, Kourtney, Kim, Khloe dan Rob Kardashian. Sedangkan dari sisi ayahnya, ia juga memiliki empat kakak tiri.

Perjalanan Menjadi Supermodel
Foto: instagram.com/kendalljenner

Berada di keluarga ternama dan ikut tampil pada acara Keeping Up With The Kardashians, nama Kendall telah dikenal oleh masyarakat luas sejak kecil. Namun, ia baru memulai karirnya secara profesional sebagai model sejak umur 14 tahun.

Ia pertama kali menjadi model untuk kampanye brand fashion ternama Forever 21. Sejak saat itu, kariernya berkembang pesat. Namun ada satu rintangan: hubungannya dengan nama Kardashian. “Saya ingin menjadi model kelas atas. Saya ingin dianggap serius, orang mengira kesuksesan datang begitu saja kepada saya. Tapi ternyata tidak,” jelas Kendall.

Menurutnya, namanya yang terkait langsung dengan acara tv realitas tidak membuat para desainer ingin mempekerjakannya meskipun ia telah mengikuti ratusan audisi. Namun, kerja kerasnya akhirnya terbayar saat ia mendapatkan tawaran untuk menjadi model peraga dalam New York Fashion Week untuk Marc Jacobs.

Foto: instagram.com/kendalljenner

Sejak saat itu dia mulai mendapatkan pekerjaan untuk merek-merek fashion kelas atas seperti Chanel, Alexander Wang, Diane von Fürstenberg, Donna Karan, Vera Wang, Michael Kors, Marc Jacobs, Oscar de la Renta, Giles Deacon, Fendi, N°21, H&M,  dan Balmain.

Pada tahun 2015, Kendall Jenner ikut hadir dalam ajang Victoria’s Secret Fashion Show untuk pertama kalinya. Ia tampil tiga kali dalam ajang tersebut. Namun, ia tidak tampil lagi dalam ajang tersebut setelah dirinya memiliki kontrak dengan merek pakaian dalam lain, La Perla.

Setelah bertahun-tahun berkarier sebagai model, Kendall Jenner masuk dalam daftar model berpenghasilan tertinggi versi majalah Forbes pada tahun 2015 dengan perkiraan pendapatan tahunan sebesar USD 4 Juta atau sekitar Rp 62 Miliar.

Foto: instagram.com/kendalljenner

Kemudian pada 2017, ia dinobatkan sebagai model dengan bayaran tertinggi oleh Forbes, mengalahkan model Gisele Bündchen, yang memimpin daftar tersebut selama lebih dari 14 tahun sejak 2002. Di tahun 2022. Ia dilaporkan memiliki pendapatan tahunan sebesar USD 40 Juta atau sekitar Rp 620 Miliar.

Jadi Fotografer

Tak hanya tampil sebagai model, Kendall Jenner juga memiliki ketertarikan pada fotografi. Ia pun memulai karir sebagai fotografer pada tahun 2016. Karya pertamanya yang diterbitkan adalah saat ia memotret dan menata Kaia Gerber, putri supermodel Cindy Crawford, untuk edisi ulang tahun ke-16 dari LOVE.

Dia mengatakan kariernya sebagai fotografer bukan hanya sekali “Saya banyak syuting, tapi itu bukan hanya untuk fashion. Itu segalanya. Pasti ada lebih banyak lagi yang akan datang,” tuturnya.

Terlepas dari karir fesyennya yang sukses, Kendall menggoda bahwa dia bisa melangkah di belakang layar dalam industri ini saat dia menikmati pengambilan foto teman-teman modelnya. Orang dalam mengatakan sang bintang membuat langkah cerdas untuk merencanakan langkah selanjutnya ketika karir catwalknya berakhir. Kendall sadar dia harus berjuang untuk dianggap serius sebagai fotografer.

Ikuti Jejak Keluarga Jadi Pebisnis
Foto: instagram.com/kendalljenner

Meski telah meraih sukses sebagai model papan atas, dirinya juga ikut terjun sebagai pebisnis seperti kakak dan adiknya. Pada tahun 2021, Kendall meluncurkan brand minuman beralkohol, 818. Nama dari brand tersebut memiliki arti bagi sang supermodel karena 818 adalah kode area untuk Los Angeles San Fernando Valley, tempat ia tumbuh.

Pada awal peluncuran, 818 mengalami kontroversi karena Kendall dituduh melakukan cultural appropriation dengan menjual alkohol asal Mexico. Namun, dalam wawancaranya di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, ia menjelaskan bahwa brandnya justru membantu masyarakat di mana minuman diproduksi.

“Di tempat penyulingan kami, yang baru saja saya kunjungi, kami menemukan cara untuk mengambil limbah agave, serat agave, dan limbah air, dan membangun batu bata berkelanjutan yang sebenarnya kami sumbangkan kembali ke komunitas Jalisco,” ujarnya.

Foto: instagram.com/kendalljenner

Melansir dailymail.co.uk, hanya dalam tujuh bulan sejak peluncuran, 818 telah menjual lebih dari 1,5 juta botol tequila. Bukan karena nama Kendall, minuman yang ia jual diproduksi menggunakan metode tradisional di Jalisco, Meksiko di penyulingan yang dimiliki dan dioperasikan oleh keluarga, merek ini telah memenangkan 16 penghargaan pencicipan buta di enam kompetisi industri besar.

Produk yang ia jual juga merupakan produk berkelanjutan yang diproduksi dari seratus persen Weber Blue Agaves. Brand tersebut menawarkan tiga varian yaitu Weber Blue agaves, 818 Tequila memiliki tiga variasi: Blanco, Reposado dan Añejo. [nadira]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you