sport

Ketahuan Judi Ilegal, Gelandang Timnas Italia dan Newcastle United Dihukum Larangan Bermain 10 Bulan

Penulis Rangga Bijak Aditya
Oct 28, 2023
Sandro Tonali dihukum larangan bermain sepuluh bulan. (Foto: Instagram Sandro Tonali)
Sandro Tonali dihukum larangan bermain sepuluh bulan. (Foto: Instagram Sandro Tonali)

ThePhrase.id - Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Peribahasa itu mendeskripsikan kondisi Sandro Tonali, gelandang Timnas Italia dan Newcastle United pada saat ini.

Tonali ketahuan bermain judi ilegal. Akibatnya, pemain berusia 23 tahun itu mendapatkan hukuman lumayan berat dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Tonali disanksi hingga Agustus 2024. Walhasil, mantan pemain AC Milan ini akan absen membela Newcastle United sampai musim Premier League 2023/24 berakhir.

Selain itu, Tonali juga tidak bisa memperkuat Timnas Italia jika lolos ke Euro 2024 yang akan digelar pada 14 Juni-14 Juli tahun depan.

"Kesepakatan telah dicapai antara jaksa federal dan Sandro Tonali," tegas Presiden FIGC, Gabriele Gravina disadur dari BBC yang melansir Sky Sports Italia.

Ketahuan Judi Ilegal  Gelandang Timnas Italia dan Newcastle United Dihukum Larangan Bermain 10 Bulan
Sandro Tonali baru bisa bermain lagi pada Agustus 2024. (Foto: Instagram Sandro Tonali)

"Perjanjian pembelaan berlaku selama 18 bulan, delapan bulan di antaranya untuk rehabilitasi, yang melibatkan aktivitas terapeutik dan membuat setidaknya 16 bulan penampilan publik," lanjutnya.

"Peraturannya mengharuskan penangguhan selama beberapa tahun, namun tawaran pembelaan dan keadaan yang meringankan telah dipertimbangkan," tambahnya.

"Kolaborasi para pemain sudah melampaui batas, oleh karena itu kami harus terus menghormati peraturan yang telah kami tetapkan untuk diri kami sendiri," beber Gravina.

Tonali menyusul gelandang Juventus, Nicolo Fagioli yang telah lebih dulu mendapatkan hukuman dari FIGC. Pemain berusia 22 tahun itu disanksi tujuh bulan.

Tonali baru bergabung dengan Newcastle United dari AC Milan pada musim panas ini. Eks pesepak bola Brescia itu ditebus seharga 55 juta poundsterling atau senilai Rp 1 triliun.  (Rangga)

 
Related News

Popular News

 

News Topic