sportLiga Inggris

Ketika Manchester United Sulit Menang, Bryan Mbeumo Berjuang Sendirian di Tengah Keterpurukan

Penulis Ahmad Haidir
Oct 20, 2026
Manchester United masih sulit menang di musim ini. Foto X Manchester United.
Manchester United masih sulit menang di musim ini. Foto X Manchester United.

Thephrase.id - Manchester United masih kesulitan keluar dari periode tanpa kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road pada Minggu, 18 Oktober 20256.

Tetapi, Bryan Mbeumo kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memberikan sedikit kelegaan kepada pelatih Setan Merah, Michael Carrick.

Penyerang asal Kamerun tersebut telah mengoleksi empat gol dalam tujuh pertandingan Premier League musim ini, menjadikannya salah satu pemain paling produktif Manchester United ketika sebagian besar rekan setimnya belum mampu memberikan kontribusi yang besar.

Selain Mbeumo, hanya Bruno Fernandes yang mampu mencetak lebih dari satu gol untuk Manchester United setelah gelandang asal Portugal tersebut membukukan hattrick ketika menghadapi Ipswich Town pada Agustus 2026.

Hasil imbang menghadapi Leeds United memperpanjang catatan Manchester United menjadi enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan, sekaligus menyamai periode terburuk mereka sejak musim 2018-2019 ketika performa tim merosot setelah Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk sebagai manajer permanen.

Situasi tersebut membuat Manchester United mengakhiri pertandingan dengan menempati peringkat ke-13 klasemen sementara Premier League, bahkan posisi mereka masih berpotensi turun bergantung pada hasil pertandingan tim lain dalam pekan yang sama.

Persoalan Manchester United tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan karena Carrick juga harus menghadapi keterbatasan pilihan pemain, termasuk di posisi bek kiri yang telah ditempati lima pemain berbeda sepanjang musim ini setelah Diogo Dalot kembali dipercaya mengisi sektor tersebut.

Kondisi Luke Shaw yang belum dapat dipastikan menjelang pertandingan Liga Champions menghadapi Como 1907 semakin menyulitkan Carrick, sementara Lisandro Martinez mengalami cedera paha dan harus meninggalkan lapangan ketika pertandingan melawan Leeds memasuki jeda.

Carrick bahkan memilih memasukkan Noussair Mazraoui untuk menggantikan Martinez daripada memainkan Matthijs de Ligt, mengingat bek asal Belanda tersebut masih membutuhkan penanganan kondisi fisik secara hati-hati setelah hampir 11 bulan menepi akibat masalah punggung.

Di tengah berbagai persoalan tersebut, Carrick tetap meyakini Manchester United mempunyai kemampuan untuk memperbaiki hasil pertandingan meskipun dirinya menyadari situasi yang sedang dihadapi timnya jauh dari harapan.

"Sejujurnya, hari ini terasa seperti sebuah awal yang baru dengan kondisi kami sekarang, menerima keadaan dan melakukan sesuatu untuk mengatasinya, tetapi saya sama sekali tidak menganggap semuanya baik-baik saja karena saya realistis mengenai hal tersebut," kata Carrick.

"Terkadang Anda memang mengalami kesulitan dan harus menemukan cara untuk melewatinya, sementara dalam beberapa waktu terakhir ada siklus di sini yang bisa bergerak ke arah berbeda, sehingga kami harus cukup stabil untuk terus melakukan hal yang benar, dan kami lebih dari mampu memenangkan pertandingan sepak bola," lanjutnya.

"Saya memahami bahwa situasinya tidak terlihat terlalu baik jika dilihat dari sudut pandang tertentu, tetapi saya sama sekali tidak meragukan bahwa kami bisa meraih serangkaian hasil positif," tegas Carrick.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic