sport

Ketika Vietnam Sempat Bikin Geger Piala Asia 2023 karena Hampir Menang atas Jepang

Penulis Ahmad Haidir
Jan 15, 2024
Timnas Vietnam sempat unggul 2-1 atas Timnas Jepang di Piala Asia 2023. Foto: Istimewa
Timnas Vietnam sempat unggul 2-1 atas Timnas Jepang di Piala Asia 2023. Foto: Istimewa

Thephrase.id - Timnas Vietnam sempat bikin geger Piala Asia 2023 di Qatar. Pasalnya, Golden Star Warriors hampir menang atas Timnas Jepang.

Hingga menit ke-44, Timnas Vietnam unggul 2-1 atas Timnas Jepang dalam matchday pertama Grup D di Al Thumama Stadium, Doha pada Minggu, 15 Januari 2024 malam WIB.

Timnas Jepang memang unggul lebih dulu melalui Takumi Minamino pada menit ke-11, akan tetapi Timnas Vietnam mampu comeback lewat Nguyen Dinh Bac menit ke-16 dan Pham Tuan Hai menit ke-33.

Sesaat sebelum turun minum, Timnas Vietnam lengah karena Timnas Jepang berhasil mencetak dua gol sekaligus lewat brace Minamino pada menit ke-45 dan Keito Nakamura menit ke-45+4.

Di babak kedua, Timnas Vietnam mampu merepotkan Timnas Jepang. Akan tetapi, mereka kembali kecolongan pada menit ke-85 seusai dibobol oleh penyerang Timnas Jepang, Ayase Ueda.

Perjuangan Timnas Vietnam harus tetap diapresiasi meski kalah 2-4 dari Timnas Jepang yang notabene negara terbaik di Asia yang bercokol di peringkat ke-17 ranking FIFA dan kandidat terkuat menjuarai Piala Asia 2023.

Ketika Vietnam Sempat Bikin Geger Piala Asia 2023 karena Hampir Menang atas Jepang
Timnas Vietnam hampir mengalahkan Timnas Jepang di Piala Asia 2023 Qatar. Foto: Istimewa

"Fakta bahwa kami mencetak dua gol bisa menjadi detail penting karena di atas kertas kami seharusnya finis di tiga besar dan kami siap finis di tiga besar," beber pelatih Timnas Vietnam, Phillipe Trousier.

"Jika kami finis di tiga besar, kualifikasi harus datang dari detail kecil. Kami tidak mendapat kartu kuning, tidak ada kartu merah dan kami mencetak dua gol. Saya lebih suka kalah 2-4 daripada 0-2. Inilah yang kami butuhkan," sambungnya.

"Saya puas karena saya ingin menganggap pertandingan melawan Jepang ini sebagai bagian dari proses untuk lolos," beber peracik strategi berkebangsaan Prancis ini.

"Ini bukan pertandingan sistem gugur, jika kami menang atau kalah, jelas kompetisi belum selesai bagi kami, atau bagi Timnas Jepang," tutup Troussier.

 
Related News

Popular News

 

News Topic