politics

Ketua DPD II Golkar Malra Tewas Ditikam: Polisi Didesak Usut Tuntas, Kader Diimbau Tetap Kondusif

Penulis Rangga Bijak Aditya
Apr 20, 2026
Ucapan dukacita DPP Partai Golkar atas berpulangnya Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara (Malra). (Foto: Instagram/dpppartaigolkar.official)
Ucapan dukacita DPP Partai Golkar atas berpulangnya Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara (Malra). (Foto: Instagram/dpppartaigolkar.official)

ThePhrase.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Maluku mendesak pihak kepolisian untuk mengusut secara menyeluruh kasus dugaan penikaman yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora atau Nus Kei.

Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar A. Lessy menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun itu.

“Kami minta ini diusut tuntas dan sekaligus menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penikaman yang menimpa Ketua Partai Golkar Malra,” kata Umar dalam pernyataan tertulisnya di Ambon, Minggu (19/4) dikutip Antaranews.

Menurutnya, kejadian tersebut tidak hanya berdampak pada korban dan keluarganya, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial di wilayah Maluku Tenggara.

Umar menyatakan kecaman keras dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan, khususnya penikaman merupakan pelanggaran hukum yang tidak dapat ditoleransi.

“Kami mengutuk keras tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun yang terjadi terhadap Ketua DPD II Malra. Tindakan penikaman ini adalah perbuatan melawan hukum dan tidak dapat ditolerir dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tukasnya.

Menyikapi hal itu, DPD I Partai Golkar Maluku mengimbau seluruh kader, khususnya di Malra, untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi, serta diminta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Solidaritas harus ditunjukkan dalam bentuk sikap dewasa dan bukannya tindakan yang memperkeruh keadaan,” tegas Umar.

Selain itu, Golkar mendorong aparat keamanan segera menangkap pelaku serta mengungkap motif kejadian secara transparan dan profesional.

Partai juga mengajak tokoh masyarakat, agama, dan pemuda untuk bersama menjaga ketertiban serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Diketahui sebelumnya, korban penikaman, Nus Kei, tengah berada di Malra untuk persiapan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar. Namun, ia diserang oleh orang tak dikenal di kawasan bandara.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Ketua DPD II Partai Golkar itu tidak berhasil diselamatkan. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic