Khawatir Sanksi WADA, Thailand Batal Gelar AFF Futsal 2021

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Skors dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) membuat Asosiasi Sepak Bola Thailand (FA Thailand), memilih menarik diri dari kesanggupan menjadi tuan rumah AFF Futsal Championship 2021. Seperti diketahui WADA menjatuhkan skors 1 tahun kepada Thailand, karena sampel doping yang dikirim tidak sesuai dengan protokol 2021.

Timnas Futsal Thailand untuk AFF Futsal 2021
Timnas Futsal Thailand – Foto MNC

Skors itu membuat Thailand tidak boleh mengibarkan bendera negara, kemudian menjadi tuan rumah ajang regional, kontinental, hingga interkontinental. Maka itu FA Thailand tidak mau mengambil risiko menggelar AFF Futsal Championship 2021.

FA Thailand menghindari risiko yang muncul, karena menjadi tuan rumah AFF Futsal 2021 itu atas keinginan sendiri. Sehingga dikhawatirkan muncul situasi yang tidak menentu dan ada risiko besar yang muncul di kemudian hari.

Rencananya AFF Futsal 2021 diselenggarakan pada 11-15 November 2021 mendatang. Bertempat di Bangkok. Timnas Futsal Indonesia juga sudah memesan tempat menjadi salah satu peserta.

Selain Indonesia, sedianya Vietnam dan Myanmar akan ikut ambil bagian. Selain tentunya Thailand sebagai tuan rumah pasti ikut.

TC Timnas Futsal Dihentikan
Timnas Futsal Indonesia – Foto SatuIna

Kabar yang datang dari Thailand pada Jumat 22 Oktober 2021, membuat TC Timnas Futsal Indonesia di Surabaya langsung dihentikan. Karena tidak ada agenda pada sisa tahun ini.

Agenda paling dekat adalah SEA Games 2021 pada 19-25 Mei 2022 di Vietnam. TC untuk timnas futsal putra dan putri persiapan SEA Games 2021, baru digelar mulai pekan ketiga Maret 2022.

Para pemain sudah mulai meninggalkan camp TC di Nginden pada Sabtu malam. Secara bergelombang mereka kembali ke klub, untuk persiapan turun di Liga Futsal Pro 2021.

Thailand Target Cepat Lepas dari Skors
Kongsak Yodmaner – Foto The Nation

Sementara Otoritas Olahraga Thailand (SAT) akan membentuk komite khusus, dengan tugas menyelesaikan masalah yang diputuskan Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Dr Kongsak Yodmanee, Gubernur SAT, mengatakan Perdana Menteri Jenderal Prayut Chan-o-cha telah menyatakan keprihatinan atas masalah ini.

SAT diminta menyelesaikan skors sesegera mungkin, supaya atlet Thailand bisa bertanding secara leluasa. Termasuk menjadi tuan rumah ajang internasional lagi.

“Kami percaya bahwa panel akan membantu menyelesaikan masalah dalam waktu 3-4 bulan, untuk Thailand bebas dari sanksi WADA alias dihapus status ketidakpatuhannya,” kata Kongsak. (Nadira)

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you