
ThePhrase.id – Sociolla sudah menjadi surga belanja bagi pencinta skincare dan make up di Indonesia. Di balik salah satu platform e-commerce kecantikan terbesar di Tanah Air ini, ada sosok Chrisanti Indiana yang mendirikan dan membesarkan Sociolla.
Perjalanan perempuan yang akrab disapa Santi ini di industri kecantikan terbilang cukup menarik. Ia mengaku awalnya bukan seorang beauty enthusiast. Melansir Fortune Indonesia, ketertarikannya pada industri kecantikan justru berawal dari pengalaman pribadi.
Chrisanti merupakan lulusan Billy Blue College of Design dengan jurusan Design and Visual Communication pada 2012. Setelah lulus, ia sempat tinggal dan bekerja di Australia. Saat berada di sana, Chrisanti merasakan kemudahan membeli produk kecantikan yang aman dan asli, baik melalui platform online maupun toko offline.
Namun pengalaman berbeda ia rasakan saat kembali ke Indonesia. Kala itu, ia kesulitan menemukan platform terpercaya yang menyediakan produk kecantikan original dengan pilihan yang beragam.
Keresahan tersebut kemudian ia diskusikan bersama dua rekannya, yakni John Rasjid dan Christopher Madiam. Berbekal latar belakang Chrisanti di bidang desain dan komunikasi, serta keahlian dua rekannya di bidang keuangan dan teknologi, mereka melihat adanya peluang besar di industri kecantikan digital Indonesia.
Pada 2015, ketiganya mendirikan Sociolla yang berada di bawah naungan Social Bella. Chrisanti pun dipercaya menjabat sebagai Co-Founder sekaligus Chief Marketing Officer (CMO) yang berperan dalam membangun identitas merek dan memahami kebutuhan konsumen perempuan Indonesia.
Dalam waktu singkat, Sociolla tumbuh pesat dan berkembang menjadi salah satu platform kecantikan terbesar di Indonesia dengan ribuan produk dari ratusan merek lokal maupun internasional.

Tak hanya fokus pada platform digital, Chrisanti juga memperluas bisnis melalui konsep omnichannel dengan membuka toko fisik pertama pada 2019. Langkah ini mendapat respons positif dari pasar. Kini, Sociolla telah memiliki lebih dari 60 toko di hampir 40 kota di Indonesia.
Ekspansi bisnis pun berlanjut ke pasar Asia Tenggara. Sejak 2020, Sociolla mulai masuk ke Vietnam dan kini telah membuka belasan toko omnichannel di empat kota, termasuk Ho Chi Minh City.
Di bawah Social Bella, bisnis yang dibangun Chrisanti juga terus berkembang. Selain Sociolla, perusahaan ini memiliki SOCO sebagai super app kecantikan, Beauty Journal sebagai media kecantikan dan gaya hidup, platform ibu dan anak Lilla yang diluncurkan pada 2022, hingga unit bisnis SDI yang menyediakan layanan distribusi end-to-end bagi brand kecantikan dan perawatan kulit.
Di tengah pertumbuhan bisnis tersebut, Chrisanti juga menghadapi tantangan besar saat pandemi Covid-19. Namun ia justru melihat momentum tersebut sebagai peluang karena penetrasi digital yang meningkat dan permintaan produk kecantikan tetap tumbuh.
Atas kiprahnya, Chrisanti masuk dalam daftar Top 100 Women-Powered High-Growth Businesses in Asia Pacific versi J.P. Morgan Private Bank dan EY. Ia juga terpilih dalam daftar Gen.T Leaders of Tomorrow oleh Tatler Indonesia pada 2019.
Sementara itu, Social Bella juga meraih berbagai penghargaan, termasuk Most Responsible Brand 2022 kategori e-commerce serta masuk dalam LinkedIn Top Startup List Indonesia.
Melalui Sociolla, Chrisanti Indiana membuktikan bahwa keresahan pribadi dapat berkembang menjadi bisnis besar. Dari kesulitan mencari produk kecantikan asli, ia berhasil membangun ekosistem beauty commerce bagi jutaan konsumen di Indonesia dan Asia Tenggara. [fa]