sportTimnas Indonesia

Kisah di Balik Comebacknya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia, Request Langsung dari John Herdman

Penulis Ahmad Haidir
Mar 15, 2026
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan penjelasan terkait kembalinya Elkan Baggott ke dalam skuad Timnas Indonesia. Foto Instagram Elkan Baggott.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan penjelasan terkait kembalinya Elkan Baggott ke dalam skuad Timnas Indonesia. Foto Instagram Elkan Baggott.

Thephrase.id - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan penjelasan mendalam terkait kembalinya Elkan Baggott ke dalam skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.

Pemanggilan bek Ipswich Town di Championship 2025-2026 tersebut dipastikan murni berdasarkan pertimbangan teknis dan kebutuhan strategi dari pelatih anyar Tim Merah Putih, John Herdman.

Sumardji menegaskan bahwa tidak ada alasan khusus atau cerita rahasia di balik masuknya nama Baggott dalam daftar pemain yang dipanggil.

Sumardji mengekaskan bahwa BTN juga telah mengirimkan surat pemanggilan resmi kepada Baggott dan mendapatkan respons positif berupa kesediaan untuk bergabung le Timnas Indonesia.

"Saya kira tidak ada. Semua itu sesuai dengan kebutuhan pelatih. Memang, John Herdman sudah memanggil nama-nama sesuai yang sudah kita sampaikan," beber Sumardji.

"Salah satunya di antaranya ada Elkan Baggott. Dan, Elkan sudah kami kirim surat panggilannya, dan bersedia untuk datang. Artinya memang saat sekarang ini pelatih memang membutuhkan tenaganya Elkan," lanjutnya.

John Herdman ternyata sudah memantau perkembangan seluruh pemain Timnas Indonesia, termasuk Baggott, jauh sebelum dirinya resmi menjabat sebagai pelatih Tim Merah Putih pada awal tahun ini.

Bahkan, juru taktik berkebangsaan Inggris tersebut sudah mengantongi daftar nama pemain potensial sejak masa kepemimpinan Patrick Kluivert di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Selain urusan komposisi pemain, Sumardji juga memberikan perhatian serius pada aspek keamanan logistik pemain yang merumput di benua Eropa.

Hal ini berkaitan erat dengan meningkatnya ketegangan situasi keamanan di wilayah Timur Tengah yang berpengaruh pada rute penerbangan internasional.

Manajemen Timnas Indonesia memutuskan untuk mengubah rute kepulangan para pemain dari Eropa dengan menghindari titik transit di wilayah konflik.

Seluruh pemain yang menempuh perjalanan dari Belanda maupun negara Eropa lainnya akan diarahkan untuk melakukan transit di Singapura sebelum menuju Jakarta.

Keputusan ini diambil untuk menjamin ketepatan waktu kedatangan dan keselamatan pemain karena rute melalui Dubai maupun Qatar saat ini dinilai berisiko.

Sumardji memastikan bahwa seluruh urusan administrasi, termasuk pemesanan tiket dengan rute baru tersebut, telah diselesaikan dengan baik.

"Iya, jadi memang kaitannya dengan soal keberangkatan anak-anak ini dari Eropa pada saat sekarang ini memang bersamaan dengan situasi Timur Tengah yang memanas," ucap Sumardji.

"Sehingga, opsinya adalah transit di Singapura, dan semuanya saat sekarang ini berkaitan dengan soal kedatangan, termasuk tiketnya, sudah oke semua," tambahnya.

"Dan, anak-anak semuanya sudah bisa nanti berangkat sesuai dengan jadwal yang ada, dan semuanya itu melalui Singapura," kata Sumardji.

"Jadi, tidak ada yang melalui Dubai maupun Qatar. Sehingga, dari Belanda atau pun dari mana, itu langsung transit ke Singapura. Baru setelah itu ke Jakarta," tandasnya. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic