Kolaborasi Brodo dan Dian Sastrowardoyo Lestarikan Kain Tenun Sumba

- Advertisement -spot_imgspot_img

ThePhrase.id – Pada tanggal 22 Maret 2022 Brodo mengumumkan kolaborasi dengan Dian Sastrowardoyo yang melahirkan Proyek Lestari Brodo. Tujuan kolaborasi ini  melestarikan kain tenun dari Sumba Timur.

Sumba Timur merupakan salah satu surga kain tenun di Indonesia. Hal ini menjadi inspirasi bagi Dian Sastrowardoyo untuk mengajak masyarakat terutama kaum muda untuk lebih mencintai poduk Indonesia.

“Tenunan sumba ini merupkan warisan leluhur yang perlu kami pertahankan untuk masa-masa yang akan datang,” sebut salah satu pengerajin lokal tenun ikat Sumba Timur dalam video pengenalan produk kolaborasi Brodo x Dian Sastrowardoyo.

Dian Sastrowardoyo bersama Brodo di acara Proyek Lestari Brodo, All day exhibition. (Foto: Instagram/bro.do)

Proyek Lestari Brodo diharapkan dapat  membantu pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan di Sumba Timur. Harapannya kolaborasi ini bisa menghasilkan produk lokal yang dapat menyajikan alas sepatu yang berkualitas.

Tak hanya memperhatikan kualitasnya, Brodo juga memiliki visi untuk dapat menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan mengurangi bahan plastik. Gerakan Go-Green ini juga merupakan sebuah tanggung jawab untuk generasi masa depan agar masih dapat menikmati alam dan budaya Indonesia secara utuh.

Kolaborasi ini menyatukan budaya pop culture yaitu sneakers dengan budaya khas Sumba yaitu kain ikat tenun. Namun, yang membedakan produk ini dengan produk lainnya adalah bagaimana kain Tenun Sumba yang digunakan bukanlah kain yang di produksi secara masal tanpa memperhatikan budaya, proses yang penuh makna dan masyarakat pengerajin lokal Sumba Timur.

Brodo dan Dian Sastrowardoyo
Produk kolaborasi Brodo dan Dian Sastrowardoyo, Kaliku Ina. (Foto: Instagram/bro.do)

“Buat saya, Kain tenun Sumba adalah salah satu dari wastra Indonesia terbaik dan layak dihargai. Dari proses pembuatannya yang rumit dan panjang,sampai makna di balik motif-motifnya yang sarat dengan filosofi, semua menyimpan cerita yang perlu dihargai,” jelas Dian Sastro dikutip dari Tempo.com

Melalui acara Proyek Lestari Brodo, All day exhibition pada tanggal 27 Maret 2022 di Mbloc Space, proyek kolaborasi Brodo dan Dian Sastrowardoyo mempersembahkan dua pasang sepatu yang diberi nama Kaliku Ina yang dilelang.

Hasil dari lelangan sepatu tersebut akan disalurkan  melalui Yayasan Dian Sastrowardoyo yang merupakan organisasi non-profit untuk pendidikan, seni budaya dan pemberdayaan perempuan Indonesia.

Kaliku Ina yang dilelang berhasil terjual dengan harga Rp 16.000.000 untuk satu pasang Kaliku Ina Terakota. Sedangkan satu pasang lainnya Kaliku Ina Indigo masih lanjut dilelang melalui laman www.bro.do pada tanggal 29 Maret 2022. [Syifaa]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you