trending

Komisi II DPR Usul WFH Diterapkan Rabu: Kalau Jumat, Berpotensi Dianggap Libur Panjang

Penulis Rangga Bijak Aditya
Mar 26, 2026
Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan. (Foto: Instagram/ahmadirawan.id)
Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan. (Foto: Instagram/ahmadirawan.id)

ThePhrase.id - Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan memberi usul mengenai kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) agar diterapkan setiap hari Rabu, bukan Jumat.

Usulan tersebut disampaikan guna menghindari persepsi yang dapat timbul di masyarakat yang menganggapnya sebagai bagian dari libur panjang akhir pekan.

“Kalau WFH dilaksanakan hari Jumat, potensial hari tersebut digunakan justru untuk berwisata. Publik bisa menganggap jadi hari libur panjang,” ujar Irawan di Jakarta pada Rabu (25/3) dikutip Antaranews.

Diketahui, pemerintah disebut-sebut sedang merencanakan kebijakan WFH sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) atau bensin bagi kendaraan bermotor di tengah konflik global.

Irawan menjelaskan, pelaksanaan WFH pada hari Jumat berisiko melenceng dari tujuan awal kebijakan. Ia menilai masyarakat berpotensi memanfaatkan hari tersebut untuk bepergian atau berwisata, sehingga justru meningkatkan konsumsi energi.

Adapun alasannya memilih Rabu ialah karena hari tersebut berada di tengah pekan, sehingga kecil kemungkinan disalahartikan sebagai perpanjangan libur.

Ia kemudian mengungkapkan apabila WFH diterapkan pada hari Senin, masyarakat tetap bisa menganggapnya sebagai lanjutan dari libur akhir pekan. Sementara itu, penerapan pada hari Kamis dinilai berpotensi mendorong pegawai mengambil cuti pada hari Jumat.

Lebih lanjut, Irawan mengakui bahwa kebijakan WFH pada dasarnya memiliki dampak positif, khususnya dalam menekan konsumsi energi.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut harus diiringi dengan pengelolaan distribusi logistik dan bahan pokok yang tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Diketahui sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pandangannya terkait penerapan WFH selama satu hari, misalnya pada hari Jumat, berpotensi mendorong aktivitas rumah tangga sekaligus memberikan stimulus kecil bagi sektor pariwisata.

Purbaya juga menekankan bahwa kebijakan WFH satu hari dapat mendukung efisiensi energi, terutama dalam penghematan BBM. Ia menambahkan bahwa pembatasan WFH hanya satu hari dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic