sport

Komite Olimpiade Internasional Tidak Hukum Presiden FIFA yang Terlibat Board of Peace Gagasan Donald Trump, Mengapa?

Penulis Ahmad Haidir
Feb 23, 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, tidak dapat hukuman dari Komite Olimpiade Internasional atau IOC. Foto Instagram Gianni Infantino.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, tidak dapat hukuman dari Komite Olimpiade Internasional atau IOC. Foto Instagram Gianni Infantino.

Thephrase.id - Komite Olimpiade Internasional atau International Olympic Committee menyatakan Presiden FIFA, Gianni Infantino, tidak melanggar aturan netralitas politik setelah kemunculannya dalam sebuah agenda bersama Presiden Amerika Serikat.

Infantino, yang juga tercatat sebagai anggota IOC, hadir mendampingi Donald Trump dalam pertemuan perdana Board of Peace yang membahas rencana rekonstruksi Gaza setelah konflik berakhir.

Kehadiran tersebut memunculkan pertanyaan dalam konferensi pers IOC di Olimpiade Musim Dingin, ketika Presiden IOC, Kirsty Coventry, dimintai tanggapan terkait partisipasi Infantino dalam forum tersebut.

Dalam kesempatan itu, Infantino terlihat mengenakan topi merah bertuliskan "USA" dengan angka "45-47" di bagian samping yang merujuk pada masa jabatan Trump yang tidak berlangsung berturut-turut.

Coventry awalnya menyatakan belum mengetahui detail kehadiran Presiden FIFA tersebut, namun menegaskan bahwa IOC akan menelaah situasi itu untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan netralitas politik sebagaimana diatur dalam Piagam Olimpiade.

Piagam tersebut menyebutkan bahwa setiap anggota IOC wajib bertindak independen dari kepentingan politik maupun komersial serta tidak menerima mandat atau instruksi dari pemerintah, organisasi, atau pihak lain yang dapat memengaruhi kebebasan tindakan dan hak suara mereka.

"IOC telah melakukan kontak dengan FIFA. Kami memahami bahwa FIFA mendukung, melalui sepak bola, sebuah program investasi pemulihan olahraga yang komprehensif di Gaza, Palestina, dengan menyediakan infrastruktur olahraga, pendidikan, dan proposal pengembangan atlet elite," beber juru bicara IOC dilansir The Athletic.

Komite Olimpiade Internasional Tidak Hukum Presiden FIFA yang Terlibat Board of Peace Gagasan Donald Trump  Mengapa
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membentuk Board of Peace yang dihadiri Presiden FIFA, Gianni Infantino. Foto Instagram Donald Trump.

"Hal ini sepenuhnya sejalan dengan peran sebuah Federasi Olahraga Internasional. IOC, melalui Olympic Solidarity yang merupakan kendaraan pengembangan kami, telah dan terus mendukung pengembangan olahraga di kawasan tersebut," lanjut pernyataan itu.

Pada forum yang sama, FIFA mengumumkan kemitraan resmi dengan Board of Peace dan menyatakan komitmen terhadap rencana tiga tahap untuk mendukung regenerasi Gaza, termasuk pembangunan stadion berkapasitas 20.000 kursi dalam waktu tiga tahun sejak proyek dimulai.

Trump dalam kesempatan tersebut juga menyebut bahwa FIFA akan menghimpun dana sebesar 75 juta dolar Amerika Serikat (Rp1,2 triliun) untuk berbagai proyek di Gaza serta menghadirkan bintang-bintang sepak bola dunia ke wilayah tersebut.

Rilis resmi FIFA pada hari yang sama tidak menjelaskan sumber pendanaan maupun mekanisme pengumpulan dana, serta tidak mencantumkan keterangan apakah Asosiasi Sepak Bola Palestina telah dilibatkan dalam pembahasan program tersebut.

Sumber internal FIFA yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa federasi tengah berkolaborasi dengan Board of Peace untuk menentukan proyek awal, calon kontributor pendanaan, serta total anggaran. Ia menambahkan bahwa sejumlah negara telah menyatakan minat berinvestasi meski identitasnya belum dapat diungkapkan.

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic