sportTimnas Indonesia

Kongres PSSI 2026 Putuskan Arah Baru Sepak Bola Indonesia, Pendapatan Gabungan Tembus Rp1,4 Triliun

Penulis Ahmad Haidir
Aug 04, 2026
Kongres PSSI 2026 menghasilkan beberapa keputusan. Foto PSSI.
Kongres PSSI 2026 menghasilkan beberapa keputusan. Foto PSSI.

Thephrase.id - Kongres PSSI 2026 menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang mencakup penguatan peran PSSI Provinsi, agenda pemilihan kepengurusan organisasi, pengembangan kompetisi, hingga pembinaan sepak bola putri yang akan menjadi bagian dari arah kebijakan sepak bola nasional dalam beberapa tahun ke depan.

Setelah menilai perkembangan Timnas Indonesia dan kompetisi menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, PSSI menetapkan penguatan Asprov sebagai prioritas berikutnya dengan menempatkan organisasi tingkat provinsi sebagai fondasi utama dalam sistem pembinaan sepak bola nasional.

Dalam kebijakan tersebut, PSSI berencana memberikan porsi tanggung jawab yang lebih besar kepada Asprov melalui pelibatan yang lebih luas dalam pengelolaan kompetisi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem sepak bola di masing-masing wilayah.

Kongres juga menyepakati bahwa seluruh proses pemilihan kepengurusan Asprov PSSI akan berlangsung pada Oktober hingga November 2026 dengan pelaksanaan di setiap provinsi menyesuaikan kesiapan dan kondisi daerah masing-masing.

Selain agenda di tingkat provinsi, forum tertinggi sepak bola nasional itu menetapkan Kongres Pemilihan PSSI untuk memilih kepengurusan pusat berikutnya akan digelar pada Juli 2027 dengan harapan sinkronisasi waktu pemilihan dapat menciptakan kesinambungan program kerja antara pusat dan daerah.

Di sektor kompetisi profesional, PSSI melaporkan pendapatan ILeague telah mencapai Rp705 miliar setiap musim, sementara kondisi kompetisi dinilai semakin sehat dengan klub-klub yang berlaga di Super League maupun Championship disebut memperoleh pemasukan yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan organisasi PSSI dilaporkan berada di kisaran Rp722 miliar, dengan sekitar Rp63 miliar berasal dari APBN dan sisanya diperoleh melalui sponsor, hak siar, penjualan tiket, serta merchandise yang menjadi sumber pendanaan utama federasi.

Sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi daerah, PSSI juga berencana menyerahkan hak penyelenggaraan sejumlah kompetisi daerah kepada Asprov sehingga pendapatan yang dihasilkan dari penyelenggaraan kompetisi tersebut dapat menjadi sumber pemasukan bagi masing-masing provinsi.

Di bidang pengembangan sepak bola putri, PSSI menyampaikan program pembinaan telah berjalan di 16 provinsi dengan pendataan yang mencakup hampir 50.000 talenta, sementara proses pembinaan dilakukan secara berjenjang mulai kelompok usia U-15, U-17, hingga U-19.

PSSI turut memastikan kompetisi Liga Putri akan mulai bergulir pada Oktober 2026 dengan melibatkan enam klub peserta, sedangkan rincian format pertandingan dan jadwal pelaksanaan akan diumumkan lebih lanjut oleh operator kompetisi.

Perubahan juga disiapkan untuk Piala Presiden mulai 2027 karena turnamen tersebut tidak lagi diproyeksikan sebagai ajang antarklub, melainkan tengah dikaji agar dapat berfungsi sebagai sarana yang mendukung pengembangan Tim Nasional Indonesia.

Selain membahas program dan arah kebijakan sepak bola nasional, Kongres PSSI 2026 turut mengesahkan berbagai agenda administrasi keanggotaan yang meliputi penerimaan anggota baru, pemberhentian anggota, perubahan nama klub, serta perubahan stadion maupun homebase yang digunakan peserta kompetisi.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic