
ThePhrase.id - Pemerintah menyiapkan skema bantuan komprehensif bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra dengan total nilai mencapai Rp8 juta per keluarga. Bantuan tersebut mencakup stimulan ekonomi, bantuan perabotan rumah tangga, serta dana tunggu hunian bagi warga yang membutuhkan.
Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra sekaligus Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menjelaskan bahwa bantuan stimulan ekonomi diberikan sebesar Rp5 juta, sedangkan bantuan perabotan rumah tangga senilai Rp3 juta.
“Kalau untuk rusak berat, otomatis mereka mendapatkan 2 jenis bantuan ini, yaitu total Rp 8 juta,” ujar Tito dalam rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra bersama pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat di Nusantara IV DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Sementara itu, untuk rumah dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang, bantuan diberikan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan. Rumah rusak sedang yang perabotannya ikut terdampak dapat memperoleh bantuan perabotan sebesar Rp3 juta. Adapun rumah rusak ringan yang mengalami gangguan sumber penghidupan, seperti sawah atau warung, berpeluang menerima bantuan stimulan ekonomi senilai Rp5 juta.
Tito menambahkan, pendataan rumah rusak ringan dan sedang masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah. Proses ini mencakup verifikasi kondisi perabotan rumah tangga serta dampak bencana terhadap usaha kecil milik warga.
Selain bantuan utama, pemerintah juga menyalurkan dana tunggu hunian bagi korban bencana yang memilih tidak menempati hunian sementara. Dana tersebut diberikan sebesar Rp1,8 juta untuk jangka waktu tiga bulan.
Tito mengungkapkan, realisasi penyaluran dana tunggu hunian di sejumlah daerah telah mendekati 100 persen. Di Aceh, penyaluran telah mencapai 93,87 persen, Sumatra Utara 99,47 persen, dan Sumatra Barat sebesar 97,17 persen.
Seluruh bantuan disalurkan secara langsung kepada penerima dengan mekanisme by name by address berdasarkan data yang telah divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Ini semua ditransfer by name by address sesuai dengan data yang sudah divalidasi BPS,” kata Tito dikutip dari liputan6.com.
Dalam kesempatan tersebut, Tito juga meminta Menteri Sosial Saifullah Yusuf segera mengeksekusi anggaran bantuan yang telah disiapkan agar dapat segera diterima oleh masyarakat terdampak bencana di Sumatra. [nadira]