trending

KPK Akui Kecolongan, OTT yang Dilakukan Bocor dan Buat Koruptor Kabur

Penulis M. Hafid
Jul 06, 2026
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein. Foto: Istimewa
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein. Foto: Istimewa

ThePhrase.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kecolongan setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terendus pihak terkait.

Dua kali OTT dalam sepekan terakhir, dua kali pula operasi senyap itu bocor dan membuat targetnya kabur. Seperti halnya yang terjadi saat menjaring Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.

Suhardiman menghilang saat penyidik KPK hendak meringkusnya. Lembaga antirasuah itu memperoleh informasi bahwa ia sempat dijemput pihak tertentu.

Situasi yang nyaris sama saat KPK hendak melakukan OTT terhadap Bupati Langkat Syah Afandi. Langkah KPK sudah terendus oleh yang bersangkutan sehingga ia membatalkan pertemuannya dengan pihak penyuap.

"Terkait penyelidikan tertutup memang semestinya itu tidak diketahui publik atau artinya tidak ada pihak-pihak yang dimintai oleh tim penyelidikan untuk diklarifikasi. Artinya tim penyelidik langsung turun ke lapangan," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konfrensi pers beberapa waktu lalu.

Taufik menduga kedatangan tim penyelidik pada suatu lokasi menjadi salah satu indikasi bocornya operasi senyap itu, sehingga pihak yang korupsi merasa sudah dibuntuti KPK.

"Ketika turun ke lapangan itulah ada mungkin indikasi-indikasi diketahui karena memang mungkin orangnya sudah pernah datang ke Langkat atau memang ada informasi-informasi yang diketahui ini orang-orang KPK," ujarnya.

Oleh karenanya, Taufik memastikan pihaknya akan mengevaluasi OTT agar tidak bocor dan berakibat gagalnya penindakan koruptor.

"Jadi memang ini masih perlu pendalaman lebih lanjut untuk kenapa pihak-pihak luar itu mengetahui kemudian informasi-informasi bahwa tim akan turun ke Langkat," tuturnya.

"Jadi ini bukan memang bocor dari luar tapi memang ini dugaan-dugaan saja bahwa orang itu mungkin pun juga mengira-ngira bahwa ada tim yang tim KPK yang turun ke daerah sehingga kemudian dilakukan antisipasi-antisipasi," imbuhnya menandaskan. (M Hafid)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic