
Thephrase.id - Presiden FIFA Gianni Infantino baru mengadakan pertemuan tatap muka yang krusial dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump.
Pertemuan strategis antara kedua tokoh besar ini secara khusus menyoroti status persiapan perhelatan akbar Piala Dunia 2026.
Diskusi tersebut dilakukan mengingat turnamen sepak bola terbesar di muka bumi ini dijadwalkan akan segera memulai laga perdananya dalam kurun waktu 93 hari ke depan.
"Malam ini, saya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, untuk membahas status persiapan Piala Dunia 2026 serta antusiasme yang terus berkembang mengingat kita akan memulai tendangan pertama hanya dalam 93 hari lagi," tegas Infantino.
Selain membahas kelancaran persiapan teknis secara umum, fokus perbincangan mereka juga meluas ke topik mengenai situasi terkini di Iran.
Pembicaraan mengenai negara dari kawasan Timur Tengah ini menjadi sangat relevan karena Timnas Iran telah memastikan diri lolos babak kualifikasi.
"Kami juga berbicara tentang situasi terkini di Iran serta fakta bahwa tim Iran telah memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026,” beber Trump.
“Di mana selama diskusi tersebut Presiden Trump menegaskan kembali bahwa Timnas Iran tentu saja disambut baik untuk bertanding dalam turnamen di Amerika Serikat," ungkapnya.
Konfirmasi langsung dari orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut memberikan kepastian mutlak terkait partisipasi Timnas Iran di negara tuan rumah.
Infantino memandang bahwa ajang sepak bola global ini memiliki peran yang jauh lebih mendesak untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat di tengah dinamika dunia saat ini.
Infantino juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Trump atas komitmen dan dukungan penuh yang telah diberikan untuk kelancaran turnamen.
"Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia 2026 untuk menyatukan masyarakat sekarang lebih dari sebelumnya, dan saya dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungannya karena ini menunjukkan sekali lagi bahwa sepak bola nenyatukan dunia," pungkas Infantino.